oleh

Rakon PKK 2023: Pj. Bupati Bombana Mendorong Inovasi untuk Kesejahteraan dan Pertumbuhan

-ADS-1248views

Bombana,HarapanSultra, COM / Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana menjadi saksi resmi dibukanya Rapat Konsultasi (RAKON) PKK Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2023 oleh Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bersama Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos. Kegiatan ini mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Bombana Sejahtera dan Tangguh Mewujudkan Indonesia Tumbuh.” Jumat (24/11/2023)

Gerakan PKK, sebagai salah satu gerakan sosial kemasyarakatan, telah membuktikan potensinya dalam mendukung pembangunan. Dengan struktur kelembagaan yang tersusun dari pusat hingga desa, didukung oleh kader-kader militan yang bekerja dengan dedikasi tinggi, PKK menjadi mitra strategis pemerintah yang mendapat apresiasi dan fasilitasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana menyatakan bahwa RAKON menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan. Tujuan lainnya adalah menjalin silaturrahmi dan komunikasi dengan pengurus PKK di seluruh Kecamatan Bombana.

“Peran Tim Penggerak PKK sebagai mitra pemerintah harus menjadi pelopor dalam peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ungkap Pj. Bupati Bombana, menggarisbawahi peran strategis PKK dalam pembaharuan dan inspirasi bagi masyarakat.

Lebih lanjut, H. Burhanuddin mendorong agar RAKON menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, koordinasi, dan konsultasi guna mengoptimalkan pengelolaan administrasi kelembagaan, termasuk penginputan data dan pelaporan secara berjenjang.

Dalam penutupan sambutannya, beliau menyampaikan komitmen Pemerintah dan PKK untuk mensinergikan beberapa kegiatan strategis, seperti meningkatkan Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis (KISAH), Gerakan Indonesia dalam peningkatan pengelolaan ekonomi (GELARI PELANGI)

“DEngan target Satu Desa Satu Produk, Gerakan Aku Hatinya PKK dalam menciptakan halaman asri, dan PKK yang responsif terhadap penurunan angka stunting.” Pungkas Kadis Sosial Provinsi Sultra Tersebut.

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA