oleh

Edy Suharmanto Apresiasi Kontribusi Peternak dalam Jaga Stabilitas Pasokan Produk Hewani

-ADS-188views

Bombana,HarapanSultra, COM / Pj. Bupati Bombana, Drs Edy Suharmanto, M.Si, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan usaha peternakan di Kabupaten Bombana. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Gabungan Kelompok Ternak Padang Penggembalaan di Desa Tinabite, Kecamatan Lantari Jaya, Sabtu (13/1/2024).

Pertemuan tersebut bertujuan menjaga kestabilan pasokan produk hewani dan Indeks Perubahan Harga (IPH) Kabupaten Bombana, dalam upaya penanganan dan pengendalian inflasi . Pj. Bupati juga memberikan apresiasi kepada para peternak atas kontribusi mereka dalam menjaga stabilitas pasokan produk hewani.

“Insya Allah selama saya masih dipercaya di sini, saya akan berusaha maksimal. Saya bersama pak Sekda, Forkopimda dan seluruh teman-teman OPD, apa yang menjadi harapan teman-teman peternak itu menjadi harapan pemerintah daerah juga,” tutur Edy.

Pertemuan yang dihadiri oleh Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menjadi forum untuk mendengarkan aspirasi serta permasalahan yang dihadapi oleh para peternak, sehingga solusi yang tepat dapat diimplementasikan. Selain itu, dilakukan pemberian vaksinasi terhadap hewan ternak, serta pemberian bantuan berupa desinfektan kepada Kelompok Ternak Mattirowalie dan Kelompok Ternak Masrah Indah.

Selain itu, terkait dengan stok produk hewani di Bombana,Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri-RI tersebut mengatakan ketersediaannya cukup bagus namun persaingan produk yang masuk dari luar daerah juga cukup banyak. Menurutnya ini diperlukan upaya untuk meminimalisir produk hewani dari luar Bombana, terlebih jelang bulan Ramadhan.

Hal ini juga sangat dirasakan oleh para peternak, seperti yang disampaikan oleh salah satu perwakilan kelompok ternak bahwa stok hewan ternak di Bombana cukup banyak, namun persaingan produk yang masuk dari luar daerah juga cukup signifikan peningkatannya, jadi ini dirasa sangat merugikan para peternak di Bombana.

“Tantangan yang dihadapi oleh kami ada produk yang masuk dari luar daerah, harganya mungkin sama tapi ketersediaan produk dari luar daerah juga melimpah, imbasnya produk dari teman-teman kelompok ternak ini tidak sepenuhnya laku,” ungkapnya.

 

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA