oleh

Keluar Malam Minggu, Gadis 18 Tahun di Wakatobi Meregang Nyawa

-Head Line-16.465views
Foto Lusi

Wakatobi, Harapansultra.com | Isak tangis Orangtua Gadis 18 tahun asal Desa Nelayan Bhakti, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi tidak dapat dibendung setelah Melihat anak pertama mereka harus dipulangkan ke rumah dalam kondisi tak bernyawa.

Keluarga dan Kerabat Lusi hanya bisa meratapi kesedihan melihat Lusi yang biasanya aktif menjual dan bergaul dengan teman temannya kini terbujur kaku tak bernyawa.

Orangtua Lusi mengatakan, anaknya diketahui keluar pada pukul sembilan malam bersama teman temannya.

“Sekitar jam 7, dia masih bermain main dengan anaknya saya punya sepupu. pas itu ada temannya empat orang cewe asal sini dia datang panggil katanya ada telpon. dilarang sama saya punya sepupu tapi dia hanya ketawa terus,”Ucap Orangtua Korban, Ana kepada media ini.

Meskipun begitu, Orangtua lusi tidak tidak mengetahui anaknya keluyuran hingga larut malam. sebab sejauh ini, Lusi biasanya tinggal di rumah neneknya.

Ana (30) mengaku kabar mengenai anaknya diketahui pada pukul empat dini hari setelah ada yang memberitahukan bahwa Lusi sedang dirawat di Rumah Sakit.

“Untung ada ada saya punya Om, dia panggil panggil tadi malam jam empat shubu dan bilang bahwa Lusi sekarang tidak berada di rumah neneknya tapi ada di rumah sakit,”tuturnya.

Meskipun sempat dilakukan penanganan medis, Gadis suku bajo tersebut akhirnya meregang nyawa sekitar pukul 05.00, Minggu (31/03/2019) dini hari di Rumah Sakit Umum Daerah kabupaten Wakatobi.

Belum diketahui pasti penyebab meninggalnya Gadis dari lima orang bersaudara itu, namun berdasarkan keterangan orangtua korban, hanya terdapat luka memar dibagian siku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak kepolisian.

Laporan ; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA