oleh

Perawat Bombana Gelar Musda III, Pemkab Janjikan Insentif Tambahan

-ADS-1112views

Bombana,HarapanSultra, COM / Para perawat yang ada di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, berkumpul di aula Tanduale kantor bupati pada Senin, 15 Januari 2024. Mereka menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pengurus Wilayah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk membahas berbagai isu dan strategi terkait pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Musda III PPNI ini mengusung tema “Profesionalisme Perawat Sebagai Agen Perubahan di Era Transformasi Kesehatan”. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya PJ Bupati Bombana, Edy Suharmanto, Ketua PPNI Provinsi Sultra, Heryanto, serta beberapa pejabat lingkup pemkab Bombana dan Forkopimda.

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menyatakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan fasilitas, pelatihan, pengembangan karir, dan kesejahteraan para perawat di Kabupaten Bombana. Ia mengatakan bahwa pemerintah akan menambah fasilitas kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan, untuk menunjang kinerja perawat.

Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si,Saat Membuka Musda III PPNI Kabupaten Bombana,

Selain itu, Edy juga berjanji akan memberikan insentif tambahan kepada para perawat yang melakukan tugasnya dengan mendatangi rumah warga secara dor to dor untuk mengecek, memeriksa, dan memberikan arahan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menekan angka kematian ibu dan anak, stunting, kemiskinan ekstrem, dan inflasi.

“Insya Allah kami sudah mengambil satu kebijakan mulai tahun 2024, teman-teman perawat akan mendapatkan intensif tambahan. Karena sekarang kita dihadapkan dengan isu nasional seperti stunting, kemiskinan ekstrem dan inflasi,” kata Edy.

Edy berharap, melalui Musda PPNI ke III ini, pengurus dapat berkomitmen dalam menjalankan amanahnya melalui program kerja. Ia juga mengajak para perawat untuk menjadi mitra pemerintah dalam mengatasi kesehatan masyarakat baik dalam bentuk represif maupun preventif.

Ketua PPNI Sulawesi Tenggara, Heryanto

Sementara itu, Ketua PPNI Provinsi Sultra, Heryanto, mengatakan bahwa organisasi keperawatan ini berfokus pada menjaga dan meningkatkan status kesehatan klien, keluarga, dan masyarakat. Ia menuturkan bahwa PPNI merupakan profesi perawat Indonesia yang telah melalui perjalanan yang panjang.

“Momen musda ini pengurus baru dalam organisasi PPNI dapat semakin berkembang dan terpelihara kesatuan di masa akan datang dan jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk memperjuangkan kesejahteraan anggota profesi dan menjadi garda terdepan untuk pembangunan kesehatan di kabupaten Bombana,” tegas Heryanto.

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA