oleh

Pj. Bupati Bombana Minta Data Kemiskinan Ekstrim, Inflasi, dan Stunting.

-ADS-1168views

Bombana, HarapanSultra,COM  /  Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, M.Si., meminta seluruh jajaran pemerintahannya untuk segera melaporkan data kemiskinan ekstrem, inflasi, dan stunting di daerahnya. Hal ini disampaikan dalam acara kopi pagi yang digelar di pendopo rumah jabatan bupati Bombana, Selasa (09/01/2024).

Menurut Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri RI, data tersebut sangat penting untuk mengevaluasi dan merencanakan program-program yang berkaitan dengan penekanan masalah-masalah tersebut. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, inflasi, dan stunting, namun belum semua kegiatan dan hasilnya terlaporkan secara detail.

“Kita perlu data sehingga apa yang kita lakukan tepat sasaran,” ujar Edy Suharmanto.

Salah satu program yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah pergelaran pasar murah yang bertujuan untuk menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini sudah beberapa kali dilakukan di berbagai lokasi, namun belum ada laporan mengenai dampaknya terhadap inflasi dan kesejahteraan masyarakat.

“Dan gerakan menanam cabai. Sudah berapa lahan yang kita garap, berapa hasil, dan sudah berapa bantuan Pemda yang diturunkan,” tegas Edy Suharmanto.

Gerakan menanam cabai merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi dan ketersediaan cabai di daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor. Cabai merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi, karena harganya sering naik turun secara drastis.

Selain itu, suami dari Aeni Mutmainnah ini juga menyoroti masalah stunting atau kurang gizi kronis yang dialami oleh sebagian anak-anak di daerahnya. Ia mengatakan bahwa stunting dapat berdampak negatif terhadap perkembangan fisik dan mental anak-anak, serta menghambat potensi sumber daya manusia di masa depan.

“Kita harus serius menangani masalah stunting ini. Kita harus memberikan asupan gizi yang cukup dan seimbang kepada ibu hamil dan menyusui, serta anak-anak usia dini. Kita juga harus meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, sanitasi, dan pendidikan bagi masyarakat,” ujar Edy Suharmanto.

Untuk itu, ia meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik sebagai leading sektor pemerintah dalam memberikan informasi untuk bertanggung jawab penuh dalam penyebarluasan informasi. Ia berharap agar data-data yang terkumpul dapat disajikan secara akurat, transparan, dan mudah dipahami oleh pemerintah pusat dan masyarakat.

“Agar pemerintah pusat tahu dan masyarakat kita semua tahu program-program yang sudah kita lakukan, yang sedang, dan yang akan kita lakukan,” pungkas pria kelahiran Bima tahun 1966.

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA