oleh

Tim Butur Di Diskualifikasi, PSSI Bombana Ungkap Kecurangannya

Read Offline:

HARAPANSULTRA.COM, KOLAKA | Tim Sepak Bola Buton Utara yang berlaga di Porprov Sultra ke VIII akhirnya di diskualifikasi, tindakan tegas itu diambil oleh Tim Abritase, Verivikasi dan Keabsaan atas gugatan yang dilayangkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra).

Gugatan tersebut merujuk dari adanya bukti dua pemain Butur masing- masing bernama Risnal dan Anjasmara Bahar Muhammad Amin yang memalsukan data agar dapat bermain di ajang bergengsi tahunan di Sultra ini.

Kesalahan fatal tersebut terungkap setelah para tim Persatuan Sepakbola Bombana (Persebana) mengendus kabar jika kedua pemain Butur ini usianya sudah melampaui batas usia maksimal dari peraturan Porprov itu sendiri yakni maksimal kelahiran 1997.

Ketua PSSI Bombana Arsyad yang dikonfirmasi Jurnalis mengatakan kesalahan tim butur sangatlah fatal karena data kelahiran dari dua pemainnya diubah agar usianya lebih muda lagi dan bukti yang ditemukan konkret.

Dijelaskan, bukti konkret tersebut diketahui setelah pihaknya mencari data kedua pemain Butur ke Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) Dapodik secara online dengan memasukkan data nama, tanggal lahir dan alamat pemain ternyata pemalsuan data itu benar sehingga wajib di diskualifikasi.

” Dari data KTP dan berkas para pemain setelah kami kroscek di NISN kami tidak menemukan data mereka. Namun, setelah tahun lahirnya kami ganti barulah muncul dan ternyata mereka mengubah data kelahiran dari tahun 1996 ke tahun 1997 untuk Anjasmara dan 1999 untuk Risnal mereka ini pemain ilegal,” jelasnya

Untuk itu lanjut Ketua Partai NasDem Bombana, kemenangan Butur saat melawan Persebana dianulir dan menjadi kemenangan Bombana sehingga Persebana mendapat tiga poin. Hingga saat ini, Persebana telah mengoleksi enam poin berkat kemenangan melawan PS. Buteng.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris PSSI Bombana Ardi menyatakan tim Butur tidak mengedepankan sikap sportifitas dan tidak mentaati aturan yang berlaku sehingga hal tersebut tentunya dapat mencoreng pergelaran Porprov tersebut.

” Olahraga mesti mengedepankan sportifitas dan kejujuran. Harapan kami tim lainnya tidak ada kejadian seperti ini karena sangat memalukan. Jika nantinya masih ada pemalsuan data pastinya akan di Diskualifikasi juga,” ujarnya

Untuk diketahui, gugatan tersebut dibuktikan dengan adanya surat keberatan bernomor 005/ASKAB-PSSI BOMBANA/XII/2018 yang berbunyi mengajukan keberatan terhadap pemain PS Butur karena data yang dimasukkan tidak sesuai dengan data NISN dalam Dapodik sehingga wajib di diskualifikasi. (Andi Hasman)

Read Offline:

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA