oleh

Wakatobi Wave 2019 Pamerkan Ekonomi Kreatif Rakyat

-Harapan-1133 views
Read Offline:

Wakatobi, HarapanSultra.COM | Wakatobi Festival and Expo (Wave) 2019 yang di gelar di Marina Togo Mowondu kecamatan Wangi-Wangi, kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara memamerkan berbagai ekonomi kreatif milik masyarakat.

Sebanyak 50 stand yang berdiri, di dalamnya terdapat hasil tangan-tangan kreatif mulai usaha kreatif pernak pernik dari tempurung kelapa, anyaman bambu, parang binongko, sarung tradisional, jajanan kuliner, usaha kedai kopi, dan beberapa usaha kreatif lainnya.

“Expo industri kreatif ini adalah ruangnya promosi bagi produk-produk kreatif yang dihasilkan para pelaku industri kreatif yang sebenarnya di Wakatobi saat ini sudah mulai tumbuh berkembang seiring dengan perkembangan pariwisata,”jelas Nadar, Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Wakatobi, Sabtu (9/11/2019).

Beraneka ragam anyaman dari bambu

Antara industri kreatif dan pariwisata adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Untuk itu, Nadar mengatakan, pariwisata jika tidak didukung dengan industri kreatif maka daya saingnya akan minim.

“Kita harus melihat secara komprehensif sebagai bagian dari pendukung pariwisata juga disisi lain industri kreatif bisa menjadi bagian dari sumber pertumbuhan ekonomi,”terangnya.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya festival yang masuk sebagai ivent nasional tersebut hanya digelar selama tiga hari, kali ini dinas pariwisata mengggelarnya selama empat hari mulai dari tanggal 9 hingga 13 November 2019.

“kita merespon apa yang menjadi permintaan dari masyarakat, para pelaku usaha ekonomi kreatif bahwa waktu selama tiga hari itu sangat singkat sehingga tahun ini kita akomodir dengan melaksanakannya selama empat hari,”tambahnya.

Bupati Wakatobi, Arhawi saat membuka kegiatan

Wakatobi Wave 2019 ini dibuka secara resmi oleh bupati Wakatobi, Arhawi. Bersama istrinya Safaria yang juga merupakan ketua tim penggerak PKK, Arhawi menyambangi dan melihat langsung hasil tangan kreatif dari rakyatnya.

“Saya sangat terpukau melihat hasil dari tangan-tangan terampil ini,”ujar Arhawi singkat.

Untuk diketahui, Beberapa dari Usaha-usaha kreatif tersebut mendapatkan dukungan dan bimbingan dari dinas terkait. melalui kerjasama bersama Bank BPD, dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memberikan pinjaman modal untuk para pelaku usaha agar dapat mengembangkan usahanya.

Laporan ; Samidin

Read Offline:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA