oleh

Wave 2022 Disemarakkan, Kementerian Hingga Pemprov Turut Berkomentar

Wakatobi, Harapansultra.com | Iven nasional yang berlangsung setiap tahunnya yakni Wakatobi Festival and Expo kembali lagi disemarakkan di Marina Togo Modondu Wakatobi, Sabtu (12/11/2022).

Tarian Kolosal hingga Pameran berbagai ragam budaya lokal mampu memukau para penonton yang hadir saat pembukaan Wakatobi Wave 2022.

Dalam pembukaan Wakatobi Wave juga turut hadir Perwakilan dari kementerian, menggantikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno yang tidak sempat hadir.

Yaitu Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Kurleni Ukar bersama Asisten Deputi Akses Permodalan dan Ekonomi Kreatif. Turut hadir staf ahli gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM, H.Abdul Rahim, Pemda dan DPRD.

Wakatobi Wave 2022 yang menampilkan berbagai ragam budaya serta pameran UMKM itu mendapatkan pujian dan apresiasi dari Kurleni Ukar. Dalam sambutannya, Kurleni Ukar mengungkapkan status kabupaten Wakatobi telah masuk pada RPJMN 2020-2024. Menurutnya, Wakatobi perlu mempertahankan hal itu dengan menjaga budaya dan adat istiadat.

Sebab, penetapan kabupaten Wakatobi sebagai 10 top destinasi pariwisata bukan tanpa alasan, jauh sebelumnya juga Wakatobi telah ditetapkan oleh Unesco sebagai kawasan Cagar Biosfer dunia.

“Kuliner di Wakatobi sangat luar biasa, begitu juga dengan adat istiadat dan budayanya, bukan hanya diakui diskala nasional tetapi juga lembaga dunia seperti Unesco juga telah mengakui itu dan ditetapkan sebagai kawasan cagar biosfer dunia,”ucapnya.

Ia berharap, apa yang menjadi potensi Wakatobi tersebut harus dilestarikan dan dijaga secara bersama-sama sehingga nama kabupaten Wakatobi yang sudah harum semerbak ini bisa menjadi pendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu, ia mengatakan, salah satu langkah yang bisa dilakukan oleh masyarakat Wakatobi yaitu dengan menjaga kebersihan dan kondusifitas daerah.

“Mari menjaga kebersihan dan keamanan. Jadikan event ini sebagai media expo, semoga banyak pelaku ekonomi kreatif terfasilitasi melalui event ini,”pintanya.

Wakatobi Wave juga mendapatkan komentar dari Staf ahli Gubernur Sulawesi Tenggara, H.Abdul Rahim. Ia mengatakan, Iven yang mengusung tema ‘Harmoni dalam Keragaman’ itu sejalan dengan kondisi Sulawesi Tenggara yang mempunyai Sumber Daya Alam dan Sosial kultur yang beragam.

Menurutnya, Wakatobi sangat konsisten dalam menjaga Festival Wakatobi Wave dari tahun ke tahun sejak 2021 lalu Wakatobi wave telah masuk dalam kalender ivent nasional. Wakatobi Wave juga menjadi pemantik dan rujukan festival lain di Sultra, Diantaranya Festival Tangkeno dan Kagathi Kalope di Muna.

“Sebagai langkah strategis dalam rangka memaksimalkan seluruh potensi daya tarik yang ada dan mendorong sektor pariwisata berkembang lebih maju, Pemprov juga telah menginisiasi satu agenda besar yaitu Wakatobi Beyond Seven Wonders,”paparnya.

Ketujuh pesona pariwisata itu diantaranya Pantai Toronipa, Pulau Labengki dan Wawolesea di di Konawe Utara, Keraton Buton di Baubau, Pulau Anoa di Kolaka, Kepulauan Selat Towori di Muna Barat serta Taman Nasional Rawa Aopa di Konawe Selatan.

“Tujuh destinasi ini diharapkan mampu menjadi penyangga Distinasi Pariwisata di Wakatobi,”pungkasnya.¬†

Laporan ; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA