
Kendari,HarapanSultra,COM / – Tasman, S.Km, Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil Bombana beserta staf menghadiri sosialisasi terkait pencatatan sipil dengan tema “Masalah Keluarga Kawin Belum Tercatat, Solusi dan Penanganannya”. Acara tersebut diselenggarakan oleh Disdukcapil Provinsi Sulawesi Tenggara di Hotel Kubra, Kendari, pada Rabu (25/9/2024).
Kegiatan ini dibuka oleh Drs. Muhammad Idris, M.Pd, Kabid Fasilitas Pelayanan, yang mewakili Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Tenggara. Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Bapak Jumaing, S.Ag, Kabid Urusan Agama Islam dan Bimbingan Syariah pada Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Bapak Muhammad Idris, M.Pd, Kabid Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan di Disdukcapil Provinsi Sulawesi Tenggara.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penyamaan persepsi dalam layanan pencatatan sipil, khususnya terkait pencatatan perkawinan antara Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota dan Kementerian Agama setempat. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat mempercepat implementasi pelayanan publik sesuai regulasi dan mempererat kerjasama antar lembaga terkait, sesuai dengan Permendagri No. 108 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.
Muhammad Idris menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga untuk menyelesaikan masalah keluarga yang perkawinannya belum tercatat. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencatatan sipil.
Sementara itu, Jumaing, S.Ag, dalam paparannya menjelaskan beberapa penyebab umum perkawinan belum tercatat, seperti kurangnya edukasi dan informasi, kendala administrasi, keterbatasan geografis, serta norma sosial dan agama. Ia juga menawarkan solusi berupa penyuluhan masyarakat, koordinasi dengan pemerintah setempat, biaya pencatatan nikah yang terjangkau, serta kerjasama antara pemerintah dan tokoh agama.

Sosialisasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam penanganan masalah perkawinan yang belum tercatat serta menciptakan sistem pencatatan administrasi kependudukan yang lebih efektif. Ke depannya, kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan di seluruh daerah.
Acara ini ditutup oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si, melalui Zoom Meeting. Disdukcapil Bombana menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki dan mempercepat layanan pencatatan sipil demi kepentingan masyarakat.







