
Bombana .HarapanSultra.COM | — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana terus menegaskan komitmennya untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur. Dengan kepemimpinan Deddy Fan Alva Slamet, ST.MM, sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala BKPSDM, serta dukungan dari Yayan Daryono, Kepala Bidang Diklat, Mutasi, Promosi, dan Pengembangan SDM Aparatur, berbagai langkah strategis telah dirancang untuk mendukung visi pembangunan daerah.Senin (02/09/2024)
Berlandaskan Peraturan Bupati Bombana Nomor 23 Tahun 2022, BKPSDM memainkan peran penting dalam menyusun kebijakan dan pelaksanaan program terkait organisasi dan tata kerja, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelatihan (diklat), mutasi, promosi, dan pengembangan SDM aparatur. Hal ini bertujuan untuk menciptakan aparatur yang kompeten dan profesional dalam mendukung pelayanan publik.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Bidang Diklat, Mutasi, Promosi, dan Pengembangan SDM Aparatur memiliki tugas dan fungsi strategis, di antaranya:
- Perencanaan Kebutuhan Diklat
Penyusunan rencana diklat berjenjang dan sertifikasi untuk mendukung peningkatan keterampilan teknis dan fungsional pegawai. - Kebijakan Mutasi dan Promosi
Merancang kebijakan yang tepat terkait mutasi dan promosi jabatan, termasuk verifikasi dokumen untuk memastikan proses sesuai peraturan. - Pengembangan Kompetensi
Melaksanakan program pengembangan kompetensi melalui kerja sama dengan berbagai lembaga, serta mengoordinasikan seleksi jabatan yang transparan. - Evaluasi dan Laporan
Menyusun laporan pelaksanaan diklat, mutasi, promosi, dan pengembangan kompetensi sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat dan pemerintah daerah.
BKPSDM Bombana tidak hanya berfokus pada administrasi kepegawaian, tetapi juga mendukung reformasi birokrasi yang menjadi prioritas nasional. PLT Kepala BKPSDM, Deddy Fan Alva Slamet, menjelaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi membutuhkan SDM yang kompeten. “Kami terus menciptakan aparatur yang siap menghadapi tantangan pemerintahan modern dengan berbagai program pengembangan kompetensi,” ujarnya.
Yayan Daryono menambahkan bahwa sinergi antarbidang di BKPSDM Bombana menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas. “Kami memastikan kebijakan berbasis kebutuhan nyata di lapangan, sehingga setiap program dapat memberi dampak positif bagi pelayanan publik,” jelasnya.

BKPSDM Bombana telah meluncurkan berbagai program inovatif untuk mendukung pengembangan SDM aparatur, di antaranya:
- Pelatihan teknis dan sertifikasi untuk meningkatkan keterampilan spesifik pegawai.
- Penyusunan database kompetensi yang mempermudah pengelolaan SDM.
- Kerja sama lintas instansi dengan lembaga pendidikan dan pelatihan guna memperluas cakupan program pengembangan.
Langkah ini sejalan dengan misi Kabupaten Bombana untuk mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Deddy Fan Alva Slamet mengakui bahwa meski banyak program yang telah berjalan, tantangan dalam meningkatkan partisipasi pegawai masih menjadi perhatian. “Kami terus mendorong pegawai untuk berpartisipasi aktif dalam program yang tersedia. Partisipasi mereka sangat menentukan keberhasilan pengembangan SDM secara menyeluruh,” ungkapnya.
Ke depan, BKPSDM Bombana berencana memperluas jaringan kerja sama, baik dengan lembaga nasional maupun internasional, untuk memperkaya materi dan metode pelatihan. Selain itu, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan program sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bombana, keberadaan BKPSDM sebagai mitra strategis telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun SDM yang unggul. Dengan kebijakan yang inovatif dan pelaksanaan program yang terukur, BKPSDM Bombana menjadi pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Peningkatan kualitas SDM aparatur ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik, mendukung pembangunan daerah, serta menjadikan Kabupaten Bombana sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pemerintahan terbaik di tingkat nasional.







