Bombana,HarapanSultra.COM | – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi panggung bagi kreativitas daerah ketika Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengunjungi stand pameran Kabupaten Bombana pada Jumat, 25 April 2025. Kehadiran orang nomor satu di Sultra ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap potensi lokal yang terus tumbuh dan berinovasi.

Gubernur hadir bersama Ketua Dekranasda Provinsi Sultra, Arinta Nila Hapsari, dan disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana. Di antara penyambut hadir Wakil Bupati Bombana, Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Pariwisata Annisa Sri Prihatin, Kepala Dinas Pertanian, serta perwakilan perangkat daerah lainnya. Kehadiran mereka menandai keseriusan pemerintah daerah dalam memperlihatkan potensi ekonomi dan budaya Bombana kepada masyarakat luas.

Stand Bombana tampil memikat dengan beragam produk unggulan yang dipamerkan. Anyaman rotan, tenun tradisional khas daerah, hingga aneka hasil pertanian dan olahan pangan lokal menjadi daya tarik utama. Tidak sekadar melihat-lihat, Gubernur Andi Sumangerukka menyempatkan diri berbincang langsung dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Ia menanyakan proses produksi, tantangan pemasaran, hingga harapan yang mereka titipkan kepada pemerintah.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi dan kreativitas masyarakat Bombana. Produk-produk ini tidak hanya memperkaya khasanah budaya Sulawesi Tenggara, tetapi juga berpotensi besar mendongkrak perekonomian daerah,” ujar Andi dengan penuh semangat. Ucapannya disambut tepuk tangan hangat dari para pelaku UMKM yang merasa mendapat motivasi baru.

Ketua Dekranasda Sultra, Arinta Nila Hapsari, menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan daya saing produk lokal. Menurutnya, pembinaan terhadap UMKM menjadi kunci agar produk Bombana bisa bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional bahkan internasional. “Dekranasda berkomitmen memberikan pendampingan dan pelatihan agar produk-produk lokal bisa lebih bernilai tinggi,” tegasnya.

Momentum ini juga dimaknai secara khusus oleh Kepala Dinas Pariwisata Bombana, Annisa Sri Prihatin. Ia menyebut pameran tersebut sebagai wadah strategis untuk mempromosikan potensi daerah. “Kami berharap kunjungan Gubernur dapat memicu semangat pelaku usaha dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Ini adalah kesempatan emas bagi Bombana untuk semakin dikenal,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana tidak ingin momentum ini berlalu tanpa tindak lanjut. Melalui strategi pemasaran berbasis digital dan rencana pameran berkelanjutan, pemerintah daerah menargetkan produk-produk lokal bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari program besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga kelestarian budaya daerah.

Kunjungan Gubernur Sulawesi Tenggara ke stand Bombana dalam perayaan HUT provinsi menjadi simbol sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kehangatan interaksi yang tercipta menunjukkan bahwa pameran bukan hanya ajang memamerkan hasil produksi, melainkan ruang inspiratif yang mampu menghubungkan potensi lokal dengan peluang global.

Dengan semangat kolaborasi dan dukungan pemerintah, Bombana menatap masa depan penuh optimisme. Produk UMKM yang lahir dari kearifan lokal diyakini akan menjadi kekuatan baru dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, sekaligus mempertegas identitas budaya Sulawesi Tenggara di panggung nasional maupun internasional.