Kendari,HarapanSultra,COM | Claro Hotel Kendari, bekerja sama dengan ARTpro The Organizer, kembali menyelenggarakan Claro Wedding Festival (CWF) 2025 pada Senin, 10 Februari 2025. Acara tahunan yang dinanti-nantikan ini mengusung tema *The Fascination of Moronene*, sebuah penghormatan terhadap kekayaan budaya Moronene yang berasal dari Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Tema ini dipilih untuk memperkenalkan dan melestarikan keindahan tradisi serta kearifan lokal suku Moronene kepada khalayak yang lebih luas.

Claro Wedding Festival telah lama dikenal sebagai ajang terbesar yang mempertemukan berbagai vendor pernikahan dalam satu lokasi. Tahun ini, acara tersebut kembali menghadirkan beragam pilihan untuk memenuhi kebutuhan pernikahan, mulai dari dekorasi, rumah pengantin, seserahan, fotografi, videografi, wedding organizer, hingga suvenir dan paket travel. Dengan begitu, calon pengantin dapat merencanakan hari bahagia mereka secara praktis dan inspiratif.

Keunikan CWF 2025 tidak hanya terletak pada kelengkapan vendor, tetapi juga pada upayanya mengangkat budaya lokal. Melalui tema *The Fascination of Moronene*, festival ini menampilkan elemen-elemen khas Moronene, seperti motif kain tradisional, tarian adat, dan dekorasi yang terinspirasi dari alam Bombana. Hal ini tidak hanya menciptakan atmosfer yang memukau, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengunjung tentang keindahan dan makna budaya Moronene.

Wakil Ketua I DPRD Bombana, Herlin, S.Psi., M.M., yang turut hadir dalam acara ini, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif Claro Wedding Festival. “Saya sangat mengapresiasi Claro Wedding Festival 2025 yang telah memberikan ruang bagi budaya Moronene untuk lebih dikenal luas. Ini adalah langkah positif dalam melestarikan tradisi lokal sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda dan masyarakat yang lebih luas,” ujar Herlin.

Sebagai politisi Partai PDI-P, Herlin juga menekankan pentingnya festival seperti ini dalam mempromosikan budaya lokal. Ia menambahkan bahwa acara semacam ini tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Bombana. “Melalui event ini, kita bisa melihat bagaimana budaya lokal dapat menjadi inspirasi bagi industri kreatif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Claro Wedding Festival 2025 tidak hanya menjadi ajang bisnis bagi vendor pernikahan, tetapi juga sebuah perayaan budaya yang memukau. Para pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan seni tradisional Moronene, workshop tentang budaya lokal, serta pameran produk-produk kreatif yang terinspirasi dari tradisi Bombana. Acara ini juga menjadi wadah bagi para pelaku industri kreatif untuk berkolaborasi dan menciptakan inovasi baru yang mengangkat nilai-nilai lokal.

Bagi pasangan yang tengah merencanakan pernikahan, CWF 2025 menjadi sumber inspirasi tak ternilai. Mereka dapat menemukan berbagai ide unik untuk pernikahan mereka, mulai dari dekorasi yang elegan hingga konsep pernikahan yang sarat makna budaya. Sementara bagi masyarakat umum, festival ini adalah kesempatan langka untuk mengenal lebih dekat keindahan budaya Moronene yang selama ini mungkin belum banyak terekspos.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Claro Wedding Festival 2025, Claro Hotel Kendari dan ARTpro The Organizer kembali membuktikan komitmen mereka dalam menghadirkan acara berkualitas tinggi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan menginspirasi. Acara ini tidak hanya menjadi momentum penting bagi industri pernikahan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun identitas dan ekonomi kreatif.