
Bombana, Harapasultra.com – Di antara barisan tanaman jagung yang tumbuh subur di Kelurahan Kasabolo, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, tampak sebuah pemandangan yang mencerminkan kuatnya kebersamaan antara TNI dan rakyat. Rabu (24/6/2026), Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Paulus, melangkah menyusuri kebun jagung milik Basri untuk melaksanakan pendampingan ketahanan pangan sekaligus berbagi semangat dengan petani yang setiap hari berjuang menjaga ketersediaan pangan dari desa.
Bagi Basri, kehadiran Babinsa di tengah kebunnya bukan sekadar kunjungan biasa. Di sela aktivitas merawat tanaman, ia mendapatkan motivasi dan masukan yang dapat membantu meningkatkan hasil pertanian. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat keduanya berdiskusi mengenai perkembangan tanaman jagung serta berbagai tantangan yang dihadapi petani di lapangan.
Sertu Paulus mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Karena itu, ia mengajak para petani untuk tidak membiarkan lahan kosong terbengkalai. Menurutnya, lahan yang dimanfaatkan dengan baik dapat menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus memperbesar peluang memperoleh hasil panen yang lebih melimpah.
“Setiap lahan memiliki potensi untuk menghasilkan. Jika dimanfaatkan secara maksimal, bukan hanya membantu kebutuhan keluarga, tetapi juga ikut memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Sertu Paulus kepada petani.
Selain itu, ia juga mendorong penggunaan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan. Langkah tersebut dinilai mampu menjaga kesuburan tanah, meningkatkan kualitas hasil panen, dan menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat sehingga memiliki daya saing yang baik di pasaran. Menurutnya, pertanian yang berkelanjutan harus dimulai dari cara bercocok tanam yang memperhatikan kelestarian lingkungan.

Basri mengaku senang dan termotivasi atas perhatian yang diberikan Babinsa. Ia menilai pendampingan yang dilakukan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri bagi petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian mereka.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau tidak hanya datang melihat kondisi kebun, tetapi juga memberikan arahan dan semangat kepada kami. Perhatian seperti ini membuat kami semakin termotivasi untuk merawat tanaman dengan baik agar hasil panen nantinya lebih maksimal,” ungkap Basri.
Melalui pendampingan yang rutin dilakukan, hubungan antara Babinsa dan masyarakat terus terjalin erat. Kebersamaan yang tumbuh di tengah hamparan kebun jagung itu menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bukan hanya tentang hasil panen, tetapi juga tentang semangat gotong royong dan kepedulian untuk maju bersama demi kesejahteraan masyarakat Bombana.








Tinggalkan Balasan