
Bombana, harapansultra.com – Hj. Fatmawati Kasim Marewa Burhanuddin, S.Sos., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana periode 2025-2030. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari, bersama 16 Ketua Dekranasda kabupaten/kota lainnya di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Rabu (12/3/2025).
Dalam sambutannya, Ny. Arinta Nila Hapsari menekankan pentingnya peran Dekranasda dalam mendorong industri kerajinan daerah agar memiliki daya saing yang kuat. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa energi positif dan inovasi dalam membangun sektor ekonomi kreatif di masing-masing daerah.
“Saya berharap para Ketua Dekranasda di kabupaten/kota mampu menghadirkan program yang nyata dan berdampak langsung bagi pengrajin serta perekonomian masyarakat. Tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi harus berorientasi pada hasil yang konkret,” ujar Ny. Arinta Nila Hapsari.
Sebagai Ketua Dekranasda Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk mengembangkan industri kerajinan lokal dan meningkatkan kesejahteraan perajin di Bombana. Menurutnya, peran Dekranasda sangat strategis dalam menggali potensi kerajinan daerah agar memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan sepenuh hati. Saya ingin menjadikan Dekranasda Bombana sebagai wadah yang benar-benar mendukung perajin dan UMKM dalam menciptakan produk unggulan yang inovatif dan bernilai ekonomi tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh pengrajin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bombana untuk terus berkarya dan berinovasi. Fatmawati berencana mendorong program pemberdayaan yang lebih terarah, termasuk pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta memperluas jaringan pemasaran produk kerajinan Bombana ke tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kepemimpinannya, Dekranasda Bombana akan berfokus pada identifikasi produk unggulan daerah yang memiliki potensi untuk berkembang di pasar global. Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif di Bombana.
“Kami akan memaksimalkan potensi produk kerajinan khas Bombana dan menjadikan mereka sebagai kebanggaan daerah. Tidak hanya sekadar melestarikan budaya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Acara pelantikan berlangsung dalam suasana khidmat dan dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, jajaran pemerintah daerah, perwakilan organisasi perempuan, serta tamu undangan lainnya. Dengan kepemimpinan baru di Dekranasda Bombana, diharapkan industri kerajinan daerah semakin berkembang dan menjadi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.









