Muna, HarapanSultra.COM | Memasuki Bulan Suci Ramadhan Gas Elpiji (LPG) bersubsidi atau LPG 3 Kg di Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, menjadi semakin langka kalaupun ada harganya kian melambung.

Hasil penelusuran awak media harapansultra.com (25/5/2018) harga di kios pengecer rata-rata sudah mencapai Rp 45.000-60.000 per tabungnya. harga ini jauh dari harga sebelum Ramadhan yang masih pada kisaran 35.000 sampai 40.000 / pertabungnya

Kondisi harga jual yang jauh dari HET yang telah ditetapkan pemerintah ini, tentu cukup membebani ekonomi masyarakat.

Saat dikonfirmasi seorang pedagang eceran gas LPG, Ijar menuturkan bahwa keberadaan gas LPG 3 kg untuk wilayah Kota Raha dan sekitarnya sudah langka sejak Bulan April 2018 hingga saat ini.

“Seandainya ada tentu harganya pasti sangat mahal” Tuturnya

Untuk mensiasati kondisi itu lanjut Ijar, Banyak masyarakat maupun pedagang eceran memesan dari luar Kota yaitu Kab. Muna Barat untuk digunakan sehari-hari maupun untuk di jual kembali karena di Kabupaten itu harga LPG relatif lebih murah serta ketersediaannya mencukupi.

Ijar berharap Kepada Pemerintah Daerah agar tidak menutup mata mengenai persoalan ini karena gas LPG subsidi merupakan kebuhan vital masyarakat apalagi dalam bulan suci ramadhan ini.

“Saya harap Pemerintah turun mengecek langsung ketersediaan stock dipasaran serta menertibkan harga untuk tingkat distributor maupun pengecer agar harga dipasaran tidak terus melambung naik yang sangat membebani Masyarakat kecil” tutupnya.

Pewarta : (HS008) / Borju