Bombana, Harapansultra.com – Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat kembali terlihat di Desa Toburi, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana. Memasuki tahap penting pembangunan, personel Kodim 1431/Bombana bersama warga kembali melaksanakan pengecoran beton kait angin pada Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang membentang di atas Sungai EE, A, Dusun EE, A, Minggu (19/7/2026).

Jembatan gantung sepanjang 20 meter tersebut dibangun sebagai akses penghubung yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempermudah aktivitas sehari-hari warga di wilayah tersebut.

Penanggung Jawab pembangunan jembatan, Letda Inf Muslimin, mengatakan bahwa seluruh tahapan pekerjaan terus dipercepat dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan faktor keselamatan. Menurutnya, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

“Setiap progres yang kami capai merupakan hasil kerja sama yang luar biasa antara TNI dan masyarakat. Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat segera selesai sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga. Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol kebersamaan dan kepedulian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Letda Inf Muslimin.

Semangat itu juga dirasakan oleh warga. Asis, salah seorang masyarakat Desa Toburi yang turut membantu proses pembangunan, mengaku bangga dapat bekerja bersama personel TNI dalam mewujudkan jembatan yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur karena TNI hadir membantu mewujudkan impian warga. Selama ini akses kami cukup sulit, terutama saat musim hujan. Semoga pembangunan ini segera selesai agar masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih aman, cepat, dan nyaman,” ungkap Asis.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih menjadi bukti nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam membangun daerah dari pelosok. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, jembatan ini diharapkan tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka jalan bagi meningkatnya kesejahteraan, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Toburi dan sekitarnya.