
Wakatobi, Harapan Sultra.COM | Ratusan rombongan kafilah Kabupaten Lembata akhirnya gagal menuju pulau Binongko untuk mengikuti festival kepulauan tukang besi II dan silaturahmi masyarakat Binongko (Silamabi IV) setelah sejam lebih lamanya dihadang oleh keras pasca meninggalkan pulau Lembata.
Dijelaskan oleh Sumi, warga Binongko perantau asal Lembata. Minggu (24/6/2018) bahwa rombongan kedua dipimpin langsung Bupati Kabupaten Lembata, Yance Sunor bersama pengusaha China menuju pulau Binongko namun tak lama kemudian dihadang ombak keras.
Rombongan kedua itu kata Sumi, penumpang diperkirakan berjumlah 300-400 orang.
“Itu istrinya pengusaha (China,-red) takut ombak apalagi ombak keras maka sejam lebih jalan kapal balik kembali”, Sebutnya kepada Harapan Sultra.COM.
Ia menyebutkan rombongan yang pertama tiba 2 hari sebelum pembukaan pada Kamis(21/6/2018) lalu dan tiba di pulau Binongko berjumlah kurang lebih 100 orang saat pembukaan festival pun mereka mengikuti kafilah Lembata hanya secara resmi rencananya setelah Bupatinya, Yance Sunor tiba bersama seluruh rombongan.
Demikian pula dijelaskan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi, Nadar. Ia membenarkan kunjungan Bupati beserta rombongan ke pulau Binongko rupanya selain ajang silaturahmi masyarakat Binongko (Silamabi IV) karena Bupati, Yance Sunor salah satu putra Binongko juga mengikuti agenda festival dihari kedua pembukaan.

“Selain itu ada rencana pertemuan dengan pemerintah daerah dalam rangka kerjasama yang pernah dibangun antara kedua Kabupaten pada tahun 2014 lalu”, Tutupnya.(P)







