Bombana ,HarapanSultra .COM | – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah mengadakan seminar penyusunan naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah dan Analisis Dampak Lalu Lintas. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (29/11/2024) di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sadli Sirajuddin, S.Kom., M.A.P., yang mewakili Pj. Bupati Bombana, perwakilan Bulog cabang Bombana, perwakilan Kemenkumham RI, Andi Ari Saputra, serta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Sadli Sirajuddin menegaskan pentingnya seminar ini sebagai langkah awal penguatan kebijakan daerah berbasis data dan kajian akademis. “Dengan adanya naskah akademik yang matang, diharapkan Raperda yang dihasilkan dapat menjawab tantangan masyarakat Bombana, terutama dalam hal ketahanan pangan dan kelancaran lalu lintas,” ungkapnya.

Seminar ini bertujuan untuk memperdalam pembahasan terkait dua isu utama pembangunan, yaitu penyelenggaraan cadangan pangan daerah dan analisis dampak lalu lintas. Para pembicara dari berbagai disiplin ilmu menyampaikan pentingnya menjaga cadangan pangan daerah guna menghadapi potensi bencana atau krisis pangan, serta perlunya analisis lalu lintas dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menyoroti bahwa cadangan pangan merupakan aspek krusial untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, khususnya dalam situasi darurat. Sementara itu, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana menekankan pentingnya analisis dampak lalu lintas dalam perencanaan pembangunan. “Pengkajian mendalam mengenai dampak lalu lintas akan membantu kita merancang pembangunan yang lebih terencana dan tidak menghambat mobilitas masyarakat,” jelasnya.

Seminar ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan pembicara. Diskusi ini menghasilkan berbagai rekomendasi untuk penyempurnaan naskah akademik serta langkah-langkah strategis dalam proses perumusan Raperda.

Dengan terselenggaranya seminar ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap dapat merumuskan kebijakan daerah yang lebih matang dan efektif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.