
Bombana,HarapanSultra.COM | – Dalam semangat memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers yang telah menjadi mitra strategis dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya data kependudukan yang akurat dan terpercaya.
Kepala Disdukcapil Bombana, Firdaus, S.Pd., MM, dengan penuh hormat mengucapkan selamat kepada seluruh jurnalis, redaksi, dan insan media yang setiap harinya berdedikasi menyampaikan informasi kepada publik. Bagi Firdaus, peran pers bukan hanya sebagai penyampai berita, melainkan sebagai kekuatan sosial yang mampu menggerakkan partisipasi masyarakat, termasuk dalam urusan kependudukan.
“Selamat Hari Pers Nasional 2025 untuk seluruh insan pers Indonesia. Di tengah perkembangan zaman yang serba cepat, kami sangat menyadari pentingnya media dalam membantu menyebarkan informasi yang benar, akurat, dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya dokumen kependudukan,” ujar Firdaus.
Sebagai instansi yang menangani administrasi dasar warga negara, Disdukcapil Bombana menyadari bahwa tantangan yang dihadapi tidak bisa diatasi sendiri. Komunikasi yang efektif dengan masyarakat menjadi kunci utama. Di sinilah, Firdaus menekankan, media memainkan peran vital sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menyoroti bagaimana pemberitaan media telah membantu menyukseskan berbagai program pelayanan kependudukan—dari perekaman KTP elektronik, aktivasi Identitas Kependudukan Digital, hingga sosialisasi pentingnya kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). “Perubahan sistem, regulasi, hingga aplikasi layanan baru harus segera diketahui masyarakat. Peran pers sangat penting dalam memastikan informasi ini sampai dengan benar,” tambahnya.

Tak hanya di lingkup lokal, Firdaus juga melihat bagaimana media turut mendukung narasi besar bangsa tentang pentingnya data kependudukan yang solid untuk mendukung pembangunan nasional. Di tengah isu strategis seperti ketahanan pangan, pengendalian populasi, hingga pengentasan kemiskinan, keberadaan data kependudukan yang akurat menjadi fondasi kebijakan. Dan semua itu tidak bisa dilepaskan dari peran media dalam membangun pemahaman publik.
Disdukcapil Bombana sendiri terus menjalin komunikasi terbuka dengan berbagai media di daerah. Baginya, transparansi dan keterbukaan adalah prinsip penting dalam membangun kepercayaan publik. “Kami percaya, sinergi antara media dan pemerintah bukan hanya penting, tapi esensial. Dengan media yang kritis namun konstruktif, kami terdorong untuk terus berbenah dan memperbaiki layanan,” tutur Firdaus.
Lebih jauh, ia berharap Hari Pers Nasional 2025 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Disdukcapil dan media massa. Ia ingin agar narasi-narasi positif tentang pelayanan publik, kesadaran hukum administrasi, hingga inovasi pelayanan kependudukan terus digaungkan lewat pemberitaan media.
“Pers adalah mitra kami dalam membangun daerah. Terima kasih atas dedikasi yang tak pernah padam. Mari terus bersinergi demi kependudukan yang lebih inklusif dan pelayanan publik yang makin berkualitas,” pungkas Firdaus.
Melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan media, pelayanan administrasi kependudukan tidak lagi menjadi beban, melainkan bagian dari kemajuan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Di Bombana, sinergi itu nyata terasa—dan terus tumbuh, seiring semangat HPN 2025 yang menginspirasi langkah ke depan.







