Bombana – Hari libur tak menyurutkan semangat pengabdian personel Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana. Bersama masyarakat, mereka kembali melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di atas Sungai Poleang, Dusun Lemboea I, Desa Rompu-Rompu, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Minggu (2/8/2026).

Sejak pagi, personel TNI dan warga telah berkumpul di lokasi pembangunan. Tanpa mengenal lelah, mereka bergotong royong menyelesaikan pekerjaan yang kini memasuki tahap penimbunan jalan masuk jembatan serta pemasangan lantai jembatan. Canda, tawa, dan semangat kebersamaan mewarnai setiap proses pekerjaan, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih bukan sekadar menghadirkan akses penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan dan kepedulian. Jembatan yang dibangun dengan semangat gotong royong ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga mempercepat mobilitas warga sehari-hari.

Bagi masyarakat Desa Rompu-Rompu, kehadiran jembatan tersebut merupakan harapan yang telah lama dinantikan. Karena itu, mereka dengan sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk bekerja bersama personel Koramil 1431-03/Poleang demi mempercepat penyelesaiannya.

Kebersamaan yang terjalin di lokasi pembangunan menjadi bukti nyata bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya lahir dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kekompakan dan rasa saling memiliki. TNI hadir bukan hanya sebagai pelindung negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang selalu siap membantu mengatasi berbagai kesulitan di wilayah binaannya.

Semangat gotong royong yang terus terpelihara ini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Dengan kerja sama yang erat antara TNI dan warga, Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan segera rampung dan menjadi kebanggaan sekaligus urat nadi baru yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Poleang Utara.

“Pengabdian tidak mengenal hari libur. Selama masih ada harapan masyarakat yang ingin diwujudkan, kami akan terus bekerja bersama rakyat. Karena bagi kami, kebersamaan adalah pondasi utama membangun negeri,” ungkap Kopral Kepala Firham salah seorang personel Koramil 1431-03/Poleang di sela kegiatan.