oleh

Seperempat Hektar Padi Berhasil Ditanam di Wakatobi, Rencana Diperluas

-Harapan-11.205 views

Wakatobi, Harapansultra.com | Seperempat Hektar atau 0,25 hektar lahan padi hasil coba-coba seorang petani sebentar lagi menunggu waktu panen. Adalah Sarifudin (50), warga kelurahan Wanci, kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Bulan Januari lalu, dengan bermodalkan pengalamannya selama 30 tahun yang dibawa dari Indramayu Jawa Barat, kemudian berkonsultasi dengan dinas pertanian, Ia berhasil menanam dan mengembangkan padi varietas Impari 33. Diketahui masa tumbuh Impari 33 berlangsung 3 bulan 15 hari baru kemudian akhirnya bisa panen. Menurut perkiraannya, padi yang ditanam seperempat hektar tersebut mampu hasilkan jumlah panen 1,5 ton dengan isi bersih 75-80 persen dari gabahnya.

Dirinya percaya, dengan pengalamannya di lumbung padi Indramayu, Ia bisa membantu petani-petani di Kabupaten Wakatobi. Bahkan sejumlah varietas padi seperti Padi Siserang bisa ditumbuh kembangkan di Wakatobi mengingat kondisinya bisa bertahan meski curah hujan dalam kategori rendah.

“Kita tidak kalah saing soal lahan. Kualitas tanah tertentu Wakatobi cukup baik untuk tanaman padi varietas tertentu. Untuk saat ini, kendala yang di hadapi adalah masalah keterbatasan alat dan bahan-bahan penunjang lain seperti halnya pupuk perangsang padi”,sebutnya.

Kepala Dinas Pertanian , Ir. Tamrin (baris ke delapan arah kiri gambar), Penyuluh wilayah Wangi,-wangi dan Petani

Kepala dinas pertanian kabupaten Wakatobi, Ir. Tamrin mengatakan, keberhasilan petani Wakatobi menanam padi ini jelas mematahkan asumsi publik bahwa daerah kepulauan yang kecil seperti Wakatobi tidak bisa menumbuh kembangkan padi.

“Tujuan kita ingin memperluas area ini. jadi coba kita mengusulkan ke provinsi, ke pusat supaya kita dikasi bantuan alat-alat dan dan mesin pertanian. “ucap Tamrin saat melihat langsung lahan padi bersama sejumlah penyuluh pertanian, Kamis (19/4/2020).

Kepala Dinas Pertanian Wakatobi Ir. Tamrin

Untuk itu, dia akan mengintruksikan kepada penyuluh pertanian setempat untuk mengindentifikasi pemilik lahan di area tersebut, mengingat daerah tersebut masuk dalam Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Lahan LP2B di seluruh kabupaten Wakatobi diketahui lebih dari 1.000 (seribu) hektar. Penetapan itu belum termasuk dilihat dari instrumen pendekatan komoditas.Seperempat Hektar Padi Berhasil Ditanam di Wakatobi, Rencana Diperluas

“Kita katakan Ini adalah demplot untuk kita bahwa lahan disini dapat difungsikan untuk lahan pertanian. Di Kaledupa rencana kita tahun ini 1 hektar dan kedepan semua lahan-lahan yang bisa kita kembangkan padi maka kita harus kembangkan,”ungkapnya.

Laporan ; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA