Wakatobi, Harapansultra.com | Kepala Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Wakatobi, Tamrin menyebut, stok pangan terutama Sembako memasuki bulan suci ramadhan hingga selesai lebaran dirasa masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan di daerah.

Hal tersebut dilihat pasca menggelar operasi pasar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dibeberapa pusat perbelanjaan di Wangi-wangi pada 11 mei lalu.

Dari pantauannya, Sembilan Bahan Makanan Pokok (Sembako) seperti Beras, Gula pasir, sayur sayuran hingga daging masih terlihat cukup banyak di pasar.

Tamrin menjelaskan, hal tersebut dipengaruhi oleh aktifitas pasar yang memakai sistem perdagangan antar pulau.

“Stok bahan makanan pokok seperti beras, kita masih cukup memenuhi kebutahan tiap perkapita. Bahkan itu belum dihitung dengan bahan makanan pokok lainnya seperti umbi umbian,” jelasnya Kamis (16/05/2019).

Begitupun dengan stok daging, untuk daging ayam dan daging sapi yang sebagian besar berasal dari Surabaya melalui jalur tol laut, sejauh ini masih seperti yang diharapkan.

“Konsumsi masyarakat Wakatobi terhadap daging sapi dan daging ayam tidak begitu naik signifikan. hal itu diakibatkan, kebiasaan masyarakat kita dalam memenuhi kebutuhan protein hewaninya selalu menggunakan daging ikan,” ujarnya.

Stok bahan makan di Wakatobi rupanya berbanding lurus dengan harga jualnya. Dari laporan hasil operasi pasar terhadap harga bahan stok kebutuhan Sembako, ditemukan hampir semua masih dalam kondisi relatif stabil.

Kendati demikian, harga bawang putih melonjak. jika pada biasanya harga bawang putih hanya berkisar antar 30.000 hingga 40.000 perkilogram, kini mencapai 80.000 hingga 100.000 perkilogram.

Laporan ; Samidin