oleh

Tidak Miliki Izin Resmi Faktor Langkanya Gas LPG 3 KG di Muna

MUNA, HarapanSultra.COM | Kelangkaan hingga melonjaknya harga gas elpiji 3 kg yang disubsidi pemerintah kerap dikeluhkan oleh masyarakat Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), ternyata menyimpan sejumlah persoalan.

Pasalnya gas elpiji dengan bentuk melon itu ternyata belum memiliki izin resmi untuk diperjual-belikan di wilayah Muna.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muna, Laode Darmansyah.

Ironisnya, kondisi dimanfaatkan oleh beberapa pedagang di Kota Raha untuk menjual dengan harga yang terbilang cukup mahal.

“Ini memang melanggar, tapi kita belum bisa bertindak tegas tanpa adanya aduan sebelumnya,” ujar Darmansyah saat ditemui di ruangannya, pada Jumat (25/5/2018).

Dia juga menjelaskan, masuknya gas melon itu diwilayah muna dengan cara ilegal dan pihaknya masih kesulitan dalam mengungkap distributornya.

“Ada yang masuk dari latawe, tanjung pinang dan sebagainya,” terangnya.

Darmansyah mengakui pihaknya kesulitan untuk turun melakukan operasi mengingat dasar pelaksanaannya tidak ada.

“Kita mau turun untuk lakukan operasi tapi dasarnya apa?, distributornya tidak ada, kasian kalau hanya yang dijual di warung paling 5 Tabung atau kurang lebih seperti itu,” Tutupnya

Pewarta : (HS008/Borju)

 

 

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA