oleh

Viral…!! Seorang Perempuan Diduga Oknum PPPK Paruh Waktu Berdinas di Satpol-PP Butur Mengamuk dan Mengancam seorang Perempuan Gegara Terbakar Api Cemburu

Nampak terlihat Wa Ode  seorang oknum PPPK Paruh Waktu yang berdinas di Kantor Polisi Pramung Praja Kabupaten Buton Utara melakukan keributan dan mengacam seorang perempuan di salah satu tempat usaha milik Wa Ode Riska Yanti yang bertempat di sekitaran perkantoran saraea, Senin, 24 November 2025. Foto/Ist

Harapansultra.com, Buton Utara – Seorang pengusaha perempuan di Buton Utara yang bernama Wa Ode Riska Yanti diduga mengalami pengancaman dan perlakuan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh perempuan yang bernama Wa Ode Alnani asal Pongkowulu, Kecamatan Kambowa dan merupakan seorang PPPK Paruh Waktu yang berdinas di Satuan Polisi Pramung Praja Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa 2 Desember 2025.

Peristiwa itu terjadi pada 24 November 2025 pagi hari sekitar pukul 06.17 WITA disalah satu tempat usaha milik Wa Ode Riska Yanti yang bertempat disekitaran Perkantoran Saraea. Terlihat dalam sebuah unggahan vidio yang berdurasi 22 detik bahwa Waode Alnani datang marah ingin memukul dan mengancam Wa Ode Riska Yanti. Berdasarkan keterangan korban, tindakan pelaku diduga dipicu oleh rasa cemburu buta.

Saat dikonfirmasi, Wa Ode Riska Yanti membenarkan adanya perlakuan tidak menyenangkan dan ancaman yang dilontarkan oleh Wa Ode Alnani sambil berteriak mengucapkan ingin merobek mulutnya.

Ia menceritakan bahwa pelaku datang ketempat usahanya yang terletak di area sekitaran perkantoran saraea. Setibanya di lokasi, Wa Ode Alnani langsung marah ingin menyerang, ingin memukul, ingin merampas handpone milik Wa Ode Riska Yanti. Kemudian berujung pada tindakan pengancaman terhadap Wa Ode Riska Yanti yang dimana Wa Ode Alnani ingin merobek mulut dari Wa Ode Risk Yanti.

“Kami sempat cekcok, sebab pelaku datang ketempat usaha saya pagi buta langsung marah, ingin menyerang, ingin memukul dan ingin merampas handpone saya serta ia mengancam ingin merobok mulut saya. Dan, pelaku sambil melontarkan kata “selesai, selesai, Selesai” entah apa maksut dan tujuannya” ujar Wa Ode Riska Yanti.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya bingung kenapa bisa Wa Ode Alnani ingin menyerang dan memukulnya serta mengancam sedangkan Wa Ode Riska Yanti tidak tahu menahu persoalan ataupun masalah antara dirinya dan Wa Ode Alnani.

“Saya bingun kenapa pelaku ingin menyerang dan memukul serta mengancam ingin merobek mulut saya sedangkan saya tidak tahu menahu apa persoalan atau masalah antara saya Wa Ode Alnani,” terangnya.

Wa Ode Riska Yanti menegaskan bahwa dirinya dan keluarga tidak menerima perlakuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak keluarga berencana akan menyambangi Polres Butur untuk melaporkan hal ini dalam waktu dekat. Agar pelaku dapat diproses sesuai Undang-Undang yang berlaku.

Sebelumnya, Wa Ode Alnani pernah viral beberapa bulan lalu dengan pengakuannya dihadapan publik bahwa dirinya sebagai istri siri seorang anggota polisi di Buton Utara. Akan tetapi pernyataannya dibatahkan oleh oknum anggota polisi tersebut bahkan pernah menyatakan dihadapan Wa Ode Alnani bahwa oknum polisi tersebut tidak pernah menikah siri dengan dia.

Bahkan, Pelaku pernah dipanggil pihak polres untuk dimintai keterangan mengenai statusnya sebagai istri siri oknum anggota polisi. Namun ia tidak pernah datang atau penuhi panggilan tersebut. Sekarang malah ia datang ketempat usahaku dengan marah-marah dan mengancam, dia pikir dia siapa?, ucap Wa Ode Riska Yanti dengan nada kesal saat diwawancarai oleh media ini.

Hingga berita ini ditayangkan, Wa Ode Alnani belum dapat dikonfirmasi oleh media untuk dimintai keterangan resmi perihal kasus tersebut. Media ini masih terus melakukan upaya konfirmasi kepada pihak terkait.

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA