
Bombana,HarapanSultra,COM| – Tanggal 3 Desember 2024 menjadi momen bersejarah dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang mengusung tema penuh semangat: “Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Tema ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan yang adil, setara, dan berkelanjutan. Keterbatasan fisik atau mental bukanlah hambatan untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan inspiratif.
Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Bombana, Achmad Said Effendy, memberikan pandangan visionernya dalam momentum istimewa ini. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan yang kuat dari penyandang disabilitas dapat menjadi fondasi penting untuk memperkokoh kesetaraan dan membangun masyarakat yang lebih inklusif.
“Kepemimpinan ke depan harus mengutamakan hak-hak kami sebagai disabilitas, memberdayakan kaum difabel, dan menciptakan kota yang ramah disabilitas. Untuk teman-teman penyandang disabilitas, jangan menyerah! Keluarkan kreativitasmu. Kita bisa, kita berdaya, dan kita mampu,” tegasnya dengan penuh semangat.
Peringatan HDI 2024 ini tidak hanya menjadi refleksi, tetapi juga ajakan nyata bagi penyandang disabilitas untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan perubahan. Achmad Said menggarisbawahi pentingnya percaya diri dan terus menggali potensi yang ada dalam diri setiap individu.
Ia juga berpesan kepada generasi muda difabel untuk tetap optimis dan berani bermimpi besar.

“Jangan pernah takut bermimpi. Dunia butuh pemimpin dari kalangan kita yang dapat membawa perubahan positif,” ujar Achmad dengan keyakinan.
Pesan ini menjadi inspirasi, tidak hanya bagi komunitas penyandang disabilitas, tetapi juga bagi seluruh masyarakat. Hari Disabilitas Internasional mengingatkan kita semua bahwa setiap individu memiliki hak dan kemampuan untuk berkembang dan berkontribusi pada dunia.
Achmad Said juga menyoroti visi masa depan yang lebih inklusif. Ia berharap kepemimpinan yang kuat dapat menciptakan kota-kota yang ramah bagi penyandang disabilitas. Hal ini meliputi aksesibilitas pada fasilitas umum, pendidikan tanpa diskriminasi, hingga peluang kerja yang setara.
“Masyarakat inklusif adalah masyarakat yang memahami bahwa keberagaman adalah kekuatan. Untuk itu, kita perlu memastikan bahwa hak-hak penyandang disabilitas tidak hanya diakui, tetapi juga dijunjung tinggi dalam setiap aspek kehidupan,” tambahnya.
Visi ini bukan hanya untuk penyandang disabilitas, tetapi juga menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan sektor swasta, masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud.
Peringatan HDI setiap tahun selalu menampilkan cerita-cerita inspiratif dari penyandang disabilitas di seluruh dunia yang telah memecahkan batasan dan stereotip. Banyak dari mereka yang kini memimpin di bidang pendidikan, olahraga, seni, hingga pemerintahan, menjadi bukti nyata bahwa disabilitas bukanlah penghalang untuk memimpin.
Tema tahun ini mengajak kita untuk tidak hanya mendukung, tetapi juga menciptakan lebih banyak ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi. Pesannya jelas: keberagaman adalah aset, dan inklusi adalah kunci menuju masa depan yang lebih baik.
Hari Disabilitas Internasional 2024 adalah ajakan untuk bertindak. Bukan hanya untuk penyandang disabilitas, tetapi juga bagi seluruh masyarakat. Apa yang dapat kita lakukan untuk mendukung masa depan yang lebih inklusif? Mulai dari hal kecil seperti memberikan kesempatan yang sama, hingga perubahan kebijakan besar yang melibatkan semua pihak.
Mari jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk terus bergerak maju. Penyandang disabilitas adalah bagian integral dari masyarakat, dan mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk memimpin dan menciptakan perubahan.
Hari ini, kita merayakan keberagaman, merangkul inklusi, dan memperkuat harapan untuk masa depan yang lebih adil. Pesannya jelas: disabilitas bukan batas, melainkan peluang untuk bersinar lebih terang.







