
BOMBANA,Harapansultra.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi meluncurkan Program Angkutan Mudik Gratis Tahun 2025 untuk memudahkan masyarakat dalam perjalanan menuju kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri. Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., di Tugu Brimob Kelurahan Lauru dan disaksikan oleh Forkopimda, kepala OPD, serta masyarakat, Selasa, 25 Maret 2025.
Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Daerah untuk mengurangi beban biaya transportasi masyarakat, khususnya ke wilayah kecamatan-kecamatan non-trayek di dalam Kabupaten Bombana. Layanan mudik gratis ini mulai beroperasi sejak tanggal peluncuran hingga 7 April 2025 dengan jadwal keberangkatan setiap hari, pukul 07.00 hingga 13.00 WITA, dari Rumbia ke berbagai kecamatan.
“Kami ingin memastikan masyarakat Bombana bisa mudik dengan nyaman dan tanpa beban biaya. Ini bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang responsif, terutama menjelang hari besar keagamaan,” kata Bupati H. Burhanuddin dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan bisa menjangkau daerah-daerah yang selama ini sulit diakses, sehingga masyarakat tidak lagi khawatir terhadap kendala transportasi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bombana juga menyerahkan secara simbolis satu unit mobil ambulans kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana. Bantuan ini merupakan hibah dari Pemerintah Korea Selatan kepada Presiden Republik Indonesia yang kemudian disalurkan ke daerah-daerah. Kabupaten Bombana menjadi salah satu dari dua kabupaten di Indonesia yang menerima bantuan tersebut.

“Bantuan ambulans ini sangat berarti bagi masyarakat Bombana. Ini akan membantu kita dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama untuk pasien yang membutuhkan rujukan cepat ke rumah sakit,” ujar Bupati Burhanuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Korea Selatan atas kepercayaan yang diberikan kepada Bombana. Ambulans tersebut akan langsung digunakan untuk mendukung mobilitas layanan kesehatan di wilayah-wilayah terpencil.
Dua program ini, yakni angkutan mudik gratis dan penyerahan ambulans, disambut antusias oleh masyarakat. Warga menyatakan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan riil mereka, baik dalam aspek mobilitas menjelang lebaran maupun layanan kesehatan.
“Ini bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap rakyatnya. Kami merasa terbantu sekali, apalagi biaya mudik kadang jadi beban. Adanya mobil gratis ini membuat kami lebih tenang,” ujar salah seorang warga yang akan menggunakan fasilitas mudik gratis tersebut.
Sementara itu, petugas Dinas Kesehatan Bombana menyebut bahwa ambulans baru ini akan memperkuat sistem layanan kesehatan darurat, khususnya di wilayah-wilayah yang jauh dari fasilitas medis utama.
Dengan diluncurkannya program ini, Pemkab Bombana berharap dapat terus menghadirkan pelayanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga memastikan layanan transportasi mudik akan dilengkapi dengan pengawasan dan standar keselamatan yang memadai, demi kenyamanan dan keamanan para pemudik.
“Semoga program ini menjadi awal dari pelayanan yang lebih baik, dan kita semua bisa merayakan Idul Fitri dengan hati yang tenang dan sehat,” tutup Burhanuddin.
Langkah ini dinilai sebagai wujud konkret dari komitmen Pemkab Bombana dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak internasional seperti Korea Selatan diharapkan terus terjalin demi pelayanan publik yang lebih inklusif.









