oleh

Akhir Bulan April 5 Warga Wakatobi Reaktif Positif Versi Rapid Test

Wakatobi, Harapasultra.com | Pemerintah kabupaten Wakatobi secara resmi telah mengumumkan 5 orang warga Wakatobi pertanggal 29 April 2020 dinyatakan reaktif positif versi rapid test. Hal itu diungkapkan bupati Wakatobi saat Konferensi Pers di ruang kerjanya, Kamis (30/4/2020).

Bupati Wakatobi mengatakan dari warga Wakatobi yang bereaksi terhadap rapid test setelah 157 rapid test terpakai diantaranya, 2 orang warga dari Wangi-wangi Selatan, 1 orang warga Wangi-wangi, dan 2 warga Kaledupa Selatan. Total warga Wakatobi yang reaktif positif terhadap virus sebanyak 5 orang.

“Sambil kita menunggu hasil swab dari pihak laboratorium yang akan kita kirim nanti ke Makassar maka saya belum bisa memastikan bawa orang-orang ini positif atau tidak,”ungkap Arhawi.

Bupati Wakatobi menerangkan, masyarakat Wakatobi tidak perlu terlalu resah dan takut. Sebab meski tes yang dilakukan menggunakan Rapid test telah menunjukan reaktif positif terkadang juga setelah dilakukan tes Swab hasilnya bisa saja negatif

“Bercermin di daerah lain, terkadang menggunakan Rapid tes positif tetapi setelah dilakukan tes Swab ternyata hasilnya negatif,”jelasnya.

Sejauh ini data untuk warga Wakatobi yang masuk sebagai pelaku perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 berjumlah 2879 orang. Dari jumlah tersebut yang telah selesai dari masa pemantauan ada 2097 orang sehingga total warga Wakatobi yang masih dalam pemantauan sebagai warga pelaku perjalanan berjumlah 782 orang.

“Untuk jumlah OTG (Orang Tanpa Gejala) ada 144 orang. Sampai sekarang OTG tersebut masih dalam pemantauan,”lanjutnya.

Arhawi Berharap kepada masyarakat Wakatobi apabila melakukan aktivitas di luar rumah untuk selalu menggunakan masker, hindari kerumunan dan tetap menjaga pola hidup sehat seperti cuci tangan sesering mungkin.

“Saya minta dengan hormat marilah atas kesadaran kita semua seluruh masyarakat kabupaten Wakatobi bersama-sama kita mencegah dan mengikuti protokoler yang telah disampaikan oleh pemerintahpusat pemerintah provinsi maupun Pemerintah kabupaten,”ujarnya.

Laporan; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA