Bombana, Harapansultra.com – Upaya menjaga kelestarian alam kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama masyarakat. Bertempat di Dusun 2 Daidama, Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, mereka menggelar karya bakti penanaman pohon mangrove, Sabtu (30/08/2025). Kegiatan ini dipimpin Bati Tuud Peltu Muh. Haris.

Sebanyak 300 pohon mangrove ditanam di pesisir pantai Desa Batuawu. Penanaman ini menjadi langkah nyata untuk mencegah abrasi sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan pesisir agar tetap lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Kapolsek Kabaena Barat, Ipda Andi Temmanengnga, SH, MH bersama Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Batuawu, Syafrudin bersama perangkat desa, para Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Ketua BPD Desa Batuawu, Marsono bersama anggota, Kepala Dusun Desa Batuawu, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sekitar 50 warga Desa Batuawu.

Danramil 1431-02/Kabaena, melalui Bati Tuud Peltu Muh. Haris, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan seluruh elemen masyarakat.

“Penanaman mangrove ini adalah bentuk kepedulian kita bersama terhadap kelestarian lingkungan. Semoga 300 pohon yang ditanam hari ini bisa tumbuh subur dan menjadi benteng alami dari ancaman abrasi,” ujarnya.

Menurut Peltu Haris, karya bakti tersebut juga merupakan bagian dari upaya TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk menggalakkan penghijauan di wilayah pesisir.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batuawu, Syafrudin, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa dan seluruh warga yang ikut berpartisipasi.

“Mangrove ini bukan hanya pelindung pantai, tapi juga sumber kehidupan. Kami yakin dengan kebersamaan, Desa Batuawu akan semakin hijau dan aman dari abrasi,” katanya.

 

Di sisi lain, tokoh masyarakat Desa Batuawu, Marsono, menilai kegiatan ini bisa memperkuat semangat gotong royong.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tapi juga menanam harapan. Harapan untuk lingkungan yang lebih baik bagi anak cucu kita,” ungkapnya penuh semangat.

Penanaman mangrove tersebut berlangsung penuh kebersamaan. Warga, aparat desa, TNI, hingga kepolisian bahu membahu menancapkan bibit mangrove di sepanjang pesisir. Senyum dan semangat gotong royong mewarnai kegiatan, menjadikan karya bakti itu bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama untuk masa depan lingkungan yang lebih hijau dan sehat. (Pendim)