oleh

Bupati Wakatobi Jejakkan Kaki di Lumpur Tanam Bibit Mangrove

Wakatobi, Harapan Sultra.COM | Dalam rangka melestarikan ekosistem terkhusus daerah pesisir, Bupati Wakatobi Arhawi Bersama anggota DPRD Muhammad Ali, Muspida, Perangkat adat, Balai Taman Nasional, serta masyarakat Kaledupa memijakkan kaki di bibir pantai berlumpur kelurahan Ambeua untuk menaman 500 pohon Mangrove, Minggu (11/2/2020).

Dengan menggunakan sepatu boot dan celana pendek, Arhawi berjalan ke tempat penanaman mangrove dan secara simbolis berhasil menanam sepuluh pohon mangrove.

“Kabupaten Wakatobi berada di kawasan taman nasional yang dimana 97 persen adalah laut dan hanya 3 persen daratan. Penanam seribu pohon mangrove ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan terkhusus wilayah pesisir agar taman nasional yang kita miliki ini tetap terjaga kelestariannya,”ujarnya

Penanaman Pohon Berlangsung Dengan Ceria dan Penuh Canda Tawa

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah II, La Fasa mengungkapkan, mangrove yang berada di sepanjang pesisir Kaledupa merupakan Mangrove terluas di kabupaten Wakatobi, sehingga kelestarian dari tumbuhan bakau ini perlu dijaga mengingat manfaat dari pohon untuk kehidupan begitu penting.

“20 jenis mangrove sejati dan 8 jenis mangrove ikutan tapi dari 28 jenis itu semua ada di Kaledupa. Di Wangi-wangi juga ada namun yang banyak ada di Kaledupa bahkan hampir di semua pesisir Kaledupa ada Mangrovenya,”jelasnya.

Salam Lestari, Arhawi, Anggota DPRD Muh. Ali, Muspica dan Masyarakat Kaledupa Pasca Menanam Pohon

Untuk memastikan Mangrove dapat tumbuh dengan baik, La Fasa Menerangkan, perlu dilakukan penjagaan yang intens. Untuk itu selain pelestarian dan rehabilitasi mangrove, Taman Nasional juga memiliki fungsi pengawasan dengan melibatkan unsur masyarakat.

“Nanti tiga tahun baru bisa kita pastikan Mangrove tersebut bisa tumbuh Karena gangguannya bukan hanya datang dari masyarakat melainkan ada gangguan sampah, arus atau terkena dampak pembangunan untuk itu kami selalu koordinasi dengan pemerintah daerah,”jelasnya.

Menurutnya, pohon mangrove juga dapat berfungsi sebagai penyaring air laut.

“Ini juga yang menyebabkan air di Kaledupa ini tetap terjaga dan lebih tawar di banding tempat lain,”pungkasnya.

Laporan ; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA