
Bombana, Harapansultra.com – Peran aktif Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali terlihat di wilayah Kabupaten Bombana. Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda Rante Limbong, melaksanakan pendampingan ketahanan pangan bersama para petani di Desa Rau-Rau, Kecamatan Rarowatu, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area perkebunan warga tersebut menjadi wadah bagi Babinsa untuk menjalin silaturahmi sekaligus memberikan pendampingan kepada petani terkait pengelolaan hasil panen yang baik. Melalui komunikasi yang akrab, berbagai persoalan dan kebutuhan petani dapat diketahui secara langsung sehingga tercipta sinergi dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Serda Rante Limbong menekankan pentingnya menjaga kualitas hasil panen agar tetap memiliki nilai jual yang tinggi dan tidak mudah mengalami kerusakan saat penyimpanan maupun pemasaran. Menurutnya, kualitas hasil panen menjadi salah satu faktor utama yang menentukan tingkat keuntungan yang diperoleh petani.
Selain itu, ia mengingatkan agar petani tidak terburu-buru menjual seluruh hasil panen yang diperoleh. Sebagian hasil panen perlu disimpan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan dijadikan cadangan bibit guna mendukung musim tanam berikutnya. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga.
Babinsa juga mengajak para petani untuk selalu mengutamakan faktor keamanan dalam bekerja. Kedisiplinan dan kehati-hatian saat beraktivitas di kebun dinilai sangat penting guna menghindari kecelakaan kerja yang dapat menghambat produktivitas serta mengganggu aktivitas pertanian.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Jika hasil panen dijaga kualitasnya, dikelola dengan baik, dan petani bekerja dengan aman, maka kesejahteraan keluarga akan meningkat serta ketahanan pangan masyarakat dapat terus terjaga,” ujar Serda Rante Limbong.
Melalui kegiatan Komsos dan pendampingan Hanpangan ini, Koramil 1431-01/Rumbia terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat, khususnya para petani, agar semakin mandiri, produktif, dan mampu menjaga keberlangsungan sektor pertanian sebagai penopang perekonomian daerah.








Tinggalkan Balasan