oleh

Fasilitas Para Atlit Muna dinilai Jauh dari Layak

KOLAKA, Harapan Sultra .COM | Walau Pemkab Muna telah menggelontorkan dana sebesar 9,7 Milyar untuk menikuti dan mensukseskan kontingen Muna di ajang Porprov ke XIII yang digelar Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, namun rupanya hal itu tidak berbanding lurus dengan fasilitas yang didapatkan para Atlit tersebut yang dinilai banyak pihak jauh dari kata Layak.

Dari Pantauan Awak media ini, permasalahan sudah mulai nampak saat pemberangkatan hingga tiba di Bumi Mekongga. Diawali dengan uang saku hanya 300 ribu rupiah, lalu seragam yang tak berkualitas, makanan yang kurang bergizi dan terakhir dan paling mendapat sorotan karena para atlit dibiarkan tidur dilantai selama berada dipemondokan.

Kondisi berbeda tidak terlihat pada para pengurus kontingen, pasalnya rumah yang disewa untuk posko tidak pernah ditempati oleh pengurus. Mereka lebih memilih tinggal di hotel-hotel maupun penginapan ber AC.

Pemandangan serupa nampak saat Awak Media ini mengunjungi tempat tinggal beberapa pengcab (04/12/2018), rata-rata mengeluhkan tidak adanya fasilitas tempat tidur. Mereka hanya tidur beralaskan tikar dan berbantalkan tas, tak sedikit dari para atlit yang mengeluhkan sakit perut dan masuk angin akibat dinginya lantai yang menembus tikar.

Bupati Muna, LM Rusman Emba nampaknya juga kecewa dengan kondisi para Atlit itu. Tetapi dia terus memberi motivasi para atlit untuk bisa berprestasi.

Ketua Koni Muna, La Ode Dyrun yang dikonfirmasi tak membantah hal itu. Atlit tidur dilantai, menurutnya karena kala itu Kerukunan Keluarga Muna di Kolaka yang akan menyediakan. Tetapi ternyata di Kolaka,  stok tikar dan bantal tidak mencukupi.

Namun masalah itu sudah mulai diatasi, begitu pula dengan makanan, Ia telah memerintahkan pengurus konsumsi untuk mengganti menunya. “Sekarang lagi dalam proses penyesuaian, maklum saja kita baru dua hari disini Kolaka, ” ucap¬† La Ode Dyrun.

Laporan : Borju

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA