oleh

Hadiri Musrenbang, Bappenas; Wakatobi Termuat Dalam RPJM Nasional

Wakatobi, Harapansultra.com | Direktur Transportasi Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Ahmad Zainudin mengatakan, sebagai daerah yang telah masuk dalam Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN), kabupaten Wakatobi telah termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional tahun 2020-2024. Hal itu diungkapkan pasca mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten di Pesangrahan Wangi-wangi Selatan dihadiri forkopimda dan seluruh stekholder, Kamis (13/3/2020).

RPJM yang dimaksud berupa pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata seperti peningkatan kwalitas jalan, penambahan kapasitas bandara, dan pembangunan dermaga fery di empat pulau. Pembangunan kwalitas jalan tahun ini bukan hanya bertitik di pulau Wangi-wangi. Begitupun dengan pembangunan dermaga fery. Untuk menghubungkan ke empat pulau, Dermaga fery bakal dibangun untuk penyeberangan Tomia-Binongko, Tomia-Kaledupa dan Kaledupa-Wangi-wangi.

“Karena kemarin pemerintah sudah menetapkan dari sepuluh itu lima dulu, yaitu Labuan bajo, Borobudur, toba, mandalika dan Likupang. Lima berikutnya adalah wakatobi selain raja empat, bromo tengger semeru dan lainnya. pada intinya bahwa pemerintah sudah tetapkan. Konsekuensi bahwa pemerintah sudah tetapkan menjadi lima prioritas, nanti program-program pusat itu akan masuk ke Wakatobi,”ucapnya.

Ia melanjutkan, pembangunan kabupaten Wakatobi bakal diklaster tiap-tiap pulau yang akan disesuaikan dengan Program Rencana Induk Pariwisata Terpadu/Integrated Tourism Master Plan (ITMP). Hal itu dilihat dari kondisi Wakatobi sebagai darah kepulauan. klaster itu akan disesuaikan dengan potensi masing-masing pulau.

Selain itu, dengan masuknya dukungan itu, Ahmad Zainudin berharap kerjasama pemerintah Daerah agar lebih memperhatikan kenyamanan wisatawan terutama masalah amenitas air bersih, restoran, sarana ibadah, toko cenderamata, kesehatan, dan lain-lain. Hal itu menurutnya dapat dimulai dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya.

“Kita harus perhatikan mulai dari hal-hal kecil seperti puntung rokok tidak boleh di buang sembarangan. Bayangkan saja, meskipun hanya satu puntung tapi kalau banyak yang merokok dan buang sembarangan gimana jadinya,”tutupnya.

Laporan ; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA