Harapansultra.com, Buton Utara – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buton Utara sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Buton Utara, Fatriah, S.Pd., M.H., menghadiri kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ke-I Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Buton Utara sebagai bentuk komitmen dan dukungan terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di daerah tersebut, Minggu, 18 Januari 2026.

Kehadiran Fatriah dalam forum tersebut menegaskan peran wakil rakyat tidak hanya dalam fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat. Rakerda YJI Cabang Buton Utara ini menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam menyusun program kerja yang berorientasi pada pencegahan penyakit jantung dan pembudayaan pola hidup sehat.

Dalam sambutannya, Fatriah menyampaikan bahwa isu kesehatan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran individu. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat sebagai langkah preventif dalam menekan angka penyakit tidak menular, khususnya penyakit jantung.

“Komitmen menjaga kesehatan harus dimulai dari diri kita sendiri. Dengan rutin berolahraga dan menjaga pola makan, kita sudah berkontribusi besar dalam mencegah penyakit sejak dini,” kata Fatriah.

Menurut Fatriah, peran Yayasan Jantung Indonesia sangat strategis dalam mendukung pemerintah daerah melalui edukasi, kampanye kesehatan, dan pembinaan masyarakat. Ia menilai keberadaan YJI Cabang Buton Utara dapat menjadi motor penggerak kesadaran publik tentang pentingnya gaya hidup sehat.

“Kami di DPRD tentu mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan kesehatan masyarakat. Sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan wakil rakyat sangat penting agar program kesehatan berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Buton Utara, Fatriah juga menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan partai tidak terlepas dari upaya membangun kualitas hidup masyarakat, termasuk di bidang kesehatan. Ia menyebut kesehatan sebagai modal dasar bagi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Tidak ada pembangunan yang berhasil jika masyarakatnya tidak sehat. Karena itu, kesehatan harus menjadi prioritas bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Rakerda Ke-I YJI Cabang Buton Utara ini membahas evaluasi program kerja, penyusunan rencana kegiatan ke depan, serta penguatan peran organisasi dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan jantung. Forum ini juga menjadi ruang koordinasi antar pengurus untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan di tingkat desa dan kecamatan.

Fatriah berharap, melalui Rakerda ini, YJI Cabang Buton Utara dapat melahirkan program-program inovatif yang menyentuh langsung masyarakat, terutama dalam membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

“Edukasi kesehatan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan kerja. Ini investasi jangka panjang untuk daerah kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD Buton Utara siap mendorong kebijakan dan dukungan anggaran yang berpihak pada program peningkatan kesehatan masyarakat, sepanjang sejalan dengan kebutuhan dan aspirasi publik.

“Kami terbuka untuk berkolaborasi. Tujuan kita sama, yaitu menciptakan masyarakat Buton Utara yang sehat, produktif, dan sejahtera,” tutup Fatriah. (adv)

Pewarta: Eghy Labuan