oleh

Hardin La Omo ; Kami Lebih Paham Mau Dikemanakan Wakatobi

Wakatobi, Harapansultra.com | “Kami lebih paham mau dikemanakan Wakatobi,” demikian disampaikan calon wakil bupati Wakatobi dari pasangan nomor urut satu, Hardin La Omo pada saat kampanye sekaligus melaunching program HALO di kelurahan Mandati II, kecamatan Wangi-wangi Selatan, Jum’at (2/10/2020).

Dihadapan pendukungnya, Hardin La Omo mengatakan, dirinya bersama Arhawi turut andil dalam merancang fondasi awal hingga rencana jangka panjang kabupaten Wakatobi.

Dengan demikian, ia percaya kabupaten akan lebih maju jika berada diatas kendali orang yang tepat.

“Saat itu, Arhawi menjabat sebagai wakil ketua DPRD dan saya sudah menjabat sebagai Sekda. jadi kami sudah tau persis awal dan akan dikemanakan Wakatobi kedepan. Dengan pertimbangan itu, majunya kami sebagai calon bupati dan wakil bupati Wakatobi banyak mendapatkan dukungan terutama tokoh politik,”katanya.

Ia menyebutkan, sejumlah tokoh yang terlibat dalam merancang rencana jangka panjang kabupaten Wakatobi untuk 25 tahun kedepan pada saat itu sebagian besar diantaranya telah menyatakan dukungan kepada pasangan HALO.

“Pada saat itu, yang turut terlibat dalam merancang Wakatobi mau dikemanakan termasuk, Alamarhum Ediarto, Andi Hasan, Muhammad Ali, Supardi, dan beberapa tokoh lainnya,”sebutnya.

Perjalanan pembangunan selama 10 tahun saat itu, menurutnya sudah berjalan pada porosnya yaitu mempromosikan Wakatobi. Meskipun pada saat itu, banyak kekurangan. Kekurangan inilah yang menurutnya dilengkapi oleh Arhawi. Pembangunan infrastruktur genjar dilakukan, untuk melengkapi kekurangan tersebut.

“Pembangunan sudah dilakukan oleh Arhawi, meskipun begitu, saat itu saya memantau ada ketidakharmonisan antara bupati dan wakil bupati. Ini sangat mengganggu jalannya pemerintahan. Semoga dengan hadirnya saya sebagai Wakil bupati, Insyaallah kita aka mewujudkan Wakatobi sebagai pusat ekowisata dunia,”tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua DPC kabupaten Wakatobi, La Moane Sabar mengatakan, masyarakat sudah seharusnya memilih pemimpin yang sudah punya sejuta pengalaman. Sebab, ia tidak menginginkan Wakatobi dipimpin oleh orang yang hanya coba-coba.

“Kita semua pasti tau gimana pengalaman kedua pasangan HALO ini, yang lain biar kepala kampung saja belum pernah, bagaimana mau memimpin Wakatobi,”ujarnya.

Laporan ; Samidin

 

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA