oleh

Kejaksaan Negeri Wakatobi Periksa Puluhan Kades Terkait Dugaan Mark Up Pengadaan Internet Desa 

-Harapan-11.653views

Wakatobi, Harapansultra.com| Kejaksaan Negeri Wakatobi tengah melakukan penyelidikan terkait pengadaan internet desa tahun 2018 yang diduga ada perbuatan melawan hukum. 

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Wakatobi Baso Sutrianti  mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang memanggil para Kepala Desa untuk dimintai keterangan.

“Sampai saat sudah 10 Kepala Desa yang kami panggil untuk dimintai keterangan terkait pengadaan internet desa tahun 2018 dan semua Kepala Desa seWakatobi yang melakukan pengadaan internet desa juga akan kami panggil mintai keterangannya,” jelasnya (08/03/2021).

Lanjutnya, setelah proses penyelidikan kami akan rapatkan apakah ada perbuatan melawan hukum, jika ada maka statusnya akan dinaikan ke penyidikan, dipenyidikan sudah akan diketahui tersangka, pasal apa yang dilanggar dan sanksinya.

Dikonfirmasi awak media Kepala Dinas Kominfo Wakatobi, Dr. Suruddin mengatakan bahwa dirinya juga telah dipanggil oleh pihak Kejaksaan terkait pengadaan internet desa untuk dimintai keterangan dan ia mengaku tidak tahu menahu soal pengadaan internet desa karna tidak dilibatkan. 

“Kami secara institusi tidak pernah dilibatkan dalam pengadaan internet desa yang seharusnya dalam Permendagri 1995 bahwa setiap penyelenggaraan pemerintah yang berbasis informasi elektronik yang menjadi walinya ialah Kominfo makanya tidak boleh desa atau OPD membuat aplikasi sendiri-sendiri tanpa berkoordinasi dengan kami,” terangnya (09/03/2021).

Kemudian saat ditanya terkait harga pengadaan internet di desa yang mencapai 44 -45 juta ia tidak tahu menahu kenapa bisa sebesar itu. 

“mengenai harga pengadaan dan pemasangan jaringan internet Atau wi-fi perkiraan saya itu berkisar pada harga 18 jutaan selebihnya saya tidak tahu,” tutupnya.

Saat ditemui di kediaman Kepala Desa Komala Wangi-Wangi Selatan La Ramu mengatakan saat pengadaan internet desa yang menjabat masih Pak Salihi sebagai pelaksana tugas kepala desa tapi realisasi dirinya sudah menjabat kepala desa. 

“terkait pengadaan jaringan internet di desa kami tinggal membeli di La Mudi dengan harga 44 jutaan lebih karna sebagian besar disini pulau wangi-wangi dia yang tangani pengadaan ini,” ucapnya

Untuk diketahui harga pengadaan jaringan internet desa di Wakatobi melansir situs resmi Kemendes, dalam APBDes bervariasi dari 44 juta sampai 45 juta. 

 

Laporan :Toni Darmanto

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA