oleh

Kemenhub Buka Sekolah Gratis Taruna untuk Pemuda Bombana.

-Harapan-1843views

Bombana, Kementrian Perhubungan (KemenHub) resmi menerima calon taruna/ taruni Sekolah Kedinasan dengan Kuota Sebanyak 2676 terdiri dari 1988 program studi pola pembibitan Kemenhub dan 688 formasi program studi pembibitan Pemda.

Dalam surat  Pemberitahuan yang ditanda tamgani Sekretaris Jendral Kementrian DJOKO SASONO membahas beberapa persyaratan pendaftaran, kira – kira apa saja persyaratannya.?

Kemenhub mengutip para pendaftar harus maksimal 23 tahun dan minimal 16 tahun pada 1 September 2019. Kemudian, untuk pendaftaran harus memiliki nilai rata – rata ujian yang dikeluarkan pada ijasah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (Skala skor 10 – 100) atau 2,8 (Skala skor 1-4). Dalam hal postur badan, pendaftar harus memiliki badan tinggi minimal 160 cm untuk pria dan minimum 155 cm untuk wanita.

Pendaftaran dimulai tanggal 9 april sampai 30 april 2019, untuk mendapatkan nama  pengguna dan kata sandi. Setelah calon peserta didik mendaftarkan nama pengguna dan kata sandi pendaftar harus mendaftar tanda daftar pendaftar. File yang disediakan di unggah kedalam Registrasi online dalam bentuk sofcopy.

Para peserta dapat membuktikan bahwa mereka setuju dengan dokumen yang terbukti. Disampaikan Calon Taruna (CATAR) perlu melakukan pendaftaran online melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id.

Berkas yang disetujui :

1. Akta Kelahiran

2. Pas foto 4X6 cm dengan latar belakang merah

3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

4. Kartu Keluarga (KK)

5. SMA ijasah

6. Surat keterangan sebagai peserta ujian nasional dari Kepala Sekolah

7. Surat keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah/Kepala Desa sesuai domisili

8. Surat penyataan calon taruna / taruni bermaterai 6000 Rupiah (dapat diunduh di http://sipencatar.dephub.go.id)

Semua berkas diatas harus diunggah (upload) ke dalam pendaftaran online dalam bentuk sofcopy dengan batas akhir unggah berkas tanggal 2 Mei 2019 pukul 23.59 wib. Biaya akademik selama pendidikan menjadi tanggungan pemerintah sedangkan biaya Non akademik menjadi tanggungan Taruna / Taruni dan diatur lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi masing –masing.

“Kelulusan Calon taruna/ taruni adalah Prestasi Calon taruna / taruni sendiri. Jika ada pihak – pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, maka hal tersebut merupakan tindakan penipuan dan kepada para Calon Taruna / Taruni, Keluarga dan pihak lain dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun yang dilarang dalam peraturan perundang – undangan terkait pelaksanaan seleksi, apabila diketahui maka akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku dan di gugurkan kelulusannya” imbau DJOKO SASONO.

PEMDA KAB. BOMBANA dalam hal ini Kadis Perhubungan Kabupaten Bombana SYAHRUN, ST mengatakan “Tahun ini untuk pertama kali Provinsi Sulawesi Tenggara dalam hal ini Kabupaten Bombana mendapat jatah 5 orang, 3 orang untuk Program Studi D.IV Transportasi Darat (TransDar) dan 2 orang untuk Program Studi D III Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ)”.

Sumber : Keminfo Kab. Bombana.

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA