oleh

Konstetasi Pilpresma BEM STAI WAKATOBI Tanpa Intervensi

Panitia Pelaksana Pemira sudah melakukan persiapan-persiapan untuk menyukseskan Pemira, untuk memilih siapa yang akan menahkodai pemerintahan mahasiswa STAI Wakatobi, yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), selama satu tahun ke depan.

Terkait penyelenggaraan Pemira ini, saya La Ode Muhamad Risal sebagai tim pemenangan Rahmad Madafrin berharap agar pelaksanaan pemira ini bisa berjalan dengan baik dan tidak diwarnai dengan kecurangan-kecurangan.

Jadikan Pemira ini sebagai pembelajaran demokrasi. Jangan kotori dengan hal-hal yang bisa menjadikan proses demokratisasi di kalangan mahasiswa ini, dengan intervensi-intervensi apalagi intimidasi untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

Pembelajaran demokrasi ini, tidak sekadar bagi calon yang maju dalam pemilihan, juga bagi seluruh mahasiswa pada umumnya. Maka dari itu, gunakan hak pilih sebaik mungkin dan sesuai hati nurani. Kalau ada yang mencoba mendekati dan hendak mengarahkan untuk memilih salah satu pasangan tertentu, abaikan saja.

Sebagai Tim Pemenangan Rahmat Madarfin saya mengapresiasi atas kinerja KPUM, yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk menjadi penyelengara Pemira ini.

Lelah pikiran dan banyak waktu yang mesti diberikan untuk penyelenggaraan Pemira, ini sudah tidak bisa disangkal. Tetapi di luar semua itu, banyak ilmu yang tentunya didapat sebagai penyelenggara Pemira, khususnya bagaimana mempelajari dan memahami demokrasi.

Kita tentunya berharap kepada penyelenggara Pemira agar tetap menjaga independensi-nya demi terbinanya Pemira yang damai, kepada para penyelenggara Pemira STAI Wakatobi agar tetap objektif dan menjaga independensi-nya.

 

Penulis ; La Ode Muhamad Risal (tim pemenangan Rahmat Madarfin)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA