oleh

La Ode Nasrullah Apresiasi Aplikasi Suar Wakatobi Milik Arhawi Center

Wakatobi, HarapanSultra.COM | La Ode Nasrullah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara mengepresiasi Aplikasi Suar Wakatobi milik Arhawi Center.

Anggota Dewan Jebolan partai NasDem tersebut menyatakan langkah terobosan Arhawi dengan membuat sebuah Aplikasi di era millenial seperti sekarang patut diacungi jempol.

“Ini salah satu terobosan yang patut diapresiasi diera digital seperti sekarang dimana kita tau bahwa kritik maupun saran muncul dimedia sosial secara liar dan kadang tidak mampu diidentifikasi siapa orangnya,”salutnya.

Setelah membuka aplikasi Suar Waktobi, Pemuda 27 tahun itu berdecak kagum. menurutnya, aplikasi ini mampu menjadi alat untuk lebih mendekatkan masyarakat kepada pemimpinnya.

“Dalam aplikasi ini saya secara sepintas melihat 3 manfaat besar. Pertama, kritik akan teranalisasi sehingga tidak menjadi liar. Kedua, orang yang mengkritik harus secara jujur terbuka dan bertanggungjawab, ketiga, Pemerintah bisa menanggapi juga secara langsung,”jelasnya.

Meski demikian, Nasrullah menyarankan agar Aplikasi Suar Wakatobi secara terus menurus diperbaiki agar lebih mendekati kesempurnaan.

“Adminnya harus aktif 24 jam dan harus cepat respon, tentang aplikasi sebagaimana aplikasi lain selalu ada upgrade setiap bulannya. Selain itu, harus ada perbaikan di form pendaftaran karena saya masukkan nomor indentitas tapi data kakak saya yang keluar,”sarannya.

Ditanyai media Harapansultra.com, Selasa (17/12/2019) soal terobosannya untuk melakukan hal yang sama, Nasrullah mengatakan setelah dirinya terlantik Ia telah membuat sebuah web pribadi yang akan mengekpos kegiatan dan terobosan yang dikerjakan.

“Saya sendiri membuat web pribadi LNParlemen untuk ruang aspirasi masyarakat yang tidak mungkin kita jangkau setiap waktu,”unkapnya.

Kendati telah ada ruang aspirasi melalui aplikasi android maupun web, Dirinya berharap, masyarakat tetap harus menyampaikan aspirasinya secara lanngsung.

“Kalau saran pribadi DPRD secara kelembagaan tidak perlu membuat aplikasi serupa agar ruang tatap muka antara rakyat dan wakilnya tidak diambil alih oleh kemajuan teknologi,”pungkasnya.(adm)

Laporan ; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA