oleh

Oknum Penganiaya HB Meminta Maaf, Mengaku Orang Merah

-Harapan-11.199views

Wakatobi, Harapansultra.com | Setelah Kepolisian Togo Binongko mencoba memediasi kedua kubu, Selasa (6/10/2020), Pelaku penganiayaan terhadap Haerudin Buton (HB) meminta maaf.

Dalam mediasi yang dikoordinir Kasat Reskrim Polres Wakatobi, IPTU Juliman, pelaku yang diketahui berinisial HP mengaku sebagai koordinator merah dari Togo Binongko.

“Bapak sebagai wakil rakyat kami, DPR kami walaupun, saya di merah sekarang dan bapak di kuning tapi kami juga punya hak untuk menyampaikan apa yang ingin kami sampaikan, persoalan bapak mau tampung semua karena kami berbeda warna itu tidak jadi masalah”ucapnya.

Ia mengatakan, puluhan orang bersamanya yang pada saat itu mendatangi Haerudin Buton adalah orang-orangnya. Tujuannya untuk bertemu Haerudin Buton mempertanyakan terkait bantuan alat tenun.

“Kami masyarakat disana sudah berapa kali ingin sekali bertemu bersama bapak yang katanya mau reses, begitu pak camat bilang sudah tidak ada, saya ajak teman kita ke Sofa, begitu ada informasi bapak di Oihu, kami rame-rame kesana,”ucap HS.

Foto setelah keduanya didamaikan

Terkait bantuan yang dimaksud oleh HS, Haerudin Buton mengaku tidak mengetahui sama sekali bantuan tersebut, namun diusutnya ternyata bantuan yang dimaksud oleh HS adalah bantuan CSR bank kepada masyarakat.

“Saya kenapa bilang tidak tahu karena itu bukan bantuan dari APBD terus terang saya tidak tahu sama sekali kalau saya tahu saya akan beritahu. Ternyata saya telusuri itu bantuan CSR Bank BPD. Apalagi, saya datang disini itu untuk urusan lain, saya murni datang mendamping Aksar”ucapnya.

Kendati sempat mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan tersebut, Haerudin Buton menyatakan menerima maaf pelaku dan tidak akan melanjutkan perkara ini ke meja pengadilan selagi berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan baik-baik. Laporan yang sempat dilayangkan olehnya akhirnya dicabut.

“Saya sangat setuju dengan konsep ini bisa kita selesaikan dengan baik-baik. Kalau saya bapak bisa duduk baik-baik saya bisa pastikan sebenarnya tidak ada persoalan. Kalau soal politik saya percaya bahwa saya dikritik seperti apapun saya tidak akan pernah marah. Karena sebagai anggota DPR ruangan kritik itu perlu,”pungkasnya.

Laporan; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA