
HarapanSulltra.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana menggelar pemeriksaan bebas narkoba bagi peserta seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bombana sebagai bagian dari tahapan seleksi, Rabu, 8 Januari 2025.
Pemeriksaan bebas narkoba kini menjadi syarat utama dalam seleksi PPPK sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan aparatur yang berintegritas, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Tes ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap calon ASN yang lolos seleksi memiliki etika serta moral yang baik dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Kegiatan pemeriksaan dilakukan oleh Kepala Ruangan Labkesda, Enggartini, S.SI, S.Tr.AK, bersama tim tenaga medis dari Dinas Kesehatan Bombana. Pemeriksaan meliputi tes urine dan serangkaian pemeriksaan kesehatan lainnya. Jika ditemukan calon ASN yang positif menggunakan narkoba, mereka akan langsung didiskualifikasi dari proses seleksi.
“Pemeriksaan ini adalah langkah tegas untuk memastikan bahwa aparatur yang terpilih memiliki kualitas yang baik, baik dari segi kompetensi maupun integritas pribadi. Kami ingin memastikan bahwa ASN yang bergabung benar-benar bersih dari narkoba dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” ujar Enggartini.
Pelaksanaan tes dilakukan dengan prosedur ketat. Para peserta diwajibkan mengikuti setiap tahapan sesuai dengan standar pemeriksaan medis. Dinkes Bombana menegaskan bahwa proses ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya membangun lingkungan pemerintahan yang sehat dan profesional.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana juga menekankan pentingnya pemeriksaan ini sebagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan calon ASN yang nantinya akan menjadi bagian dari birokrasi pemerintah.
“Kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang sehat, bersih, dan produktif. Calon ASN harus memiliki komitmen tinggi terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, pemeriksaan ini menjadi filter penting dalam proses seleksi,” tegas Kepala Dinkes Bombana.
Selain sebagai syarat seleksi, program ini juga selaras dengan kebijakan nasional dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda. Dengan adanya langkah ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan pentingnya menjaga kesehatan serta moralitas dalam kehidupan sehari-hari.
Pemeriksaan bebas narkoba ini diharapkan menjadi standar tetap dalam setiap seleksi ASN, baik di tingkat daerah maupun nasional. Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.









