Bombana,Harapansultra.Com | – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat budaya literasi terus diwujudkan melalui langkah nyata yang menyentuh langsung lingkungan pendidikan. Pada Senin, 20 April 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana kembali menggelar program mobil pustaka keliling dengan mengunjungi dua satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Poleang Utara, yakni SDN 78 Toburi dan SMP Negeri 20 Toburi.
Kehadiran mobil pustaka keliling tersebut disambut antusias oleh para siswa, guru, serta jajaran sekolah. Sejak kendaraan layanan literasi itu tiba di halaman sekolah, puluhan peserta didik tampak bersemangat mendatangi rak-rak buku yang disediakan. Beragam koleksi bacaan, mulai dari buku cerita anak, pengetahuan umum, sejarah, ilmu pengetahuan alam, hingga buku-buku motivasi pendidikan, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelajar.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan akses bahan bacaan kepada masyarakat, khususnya bagi peserta didik yang berada di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau fasilitas perpustakaan yang memadai. Kehadiran mobil pustaka keliling tidak hanya membawa buku, tetapi juga membawa semangat baru dalam membangun kebiasaan membaca sebagai fondasi penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana, Doddy A Muchlisi, menegaskan bahwa literasi merupakan investasi jangka panjang yang harus ditanamkan sejak usia sekolah. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas wawasan, pengetahuan, serta daya pikir generasi mudanya.
Ia menjelaskan, program mobil pustaka keliling dirancang sebagai sarana pemerataan layanan perpustakaan agar anak-anak di berbagai wilayah Bombana memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati bahan bacaan berkualitas. Dengan cara tersebut, minat baca diharapkan tumbuh secara alami melalui interaksi langsung yang menyenangkan dengan buku.
Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diberikan kesempatan membaca di lokasi, tetapi juga diajak mengenal pentingnya menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Guru-guru pendamping memanfaatkan momentum itu untuk mendorong peserta didik aktif bertanya, berdiskusi, dan memperluas wawasan melalui bahan bacaan yang tersedia.
Kunjungan ke SDN 78 Toburi dan SMP Negeri 20 Toburi menjadi gambaran bahwa gerakan literasi akan semakin kuat ketika ada kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Program seperti ini dinilai bukan sekadar agenda pelayanan, melainkan bagian dari gerakan mencerdaskan kehidupan bangsa yang dimulai dari ruang-ruang belajar paling dekat dengan anak-anak.
Dengan terus bergulirnya layanan mobil pustaka keliling ke berbagai titik di Kabupaten Bombana, harapan akan lahirnya generasi yang gemar membaca, kritis dalam berpikir, dan kaya pengetahuan semakin terbuka lebar. Dari halaman sekolah di Toburi, semangat literasi itu kembali dinyalakan, membawa pesan bahwa buku tetap menjadi jendela terbaik untuk melihat masa depan yang lebih cerah.