oleh

Setahun Pandemi, Pariwisata Wakatobi Keok?

Wakatobi, Harapansultra.com | Sudah setahun Pandemi melanda dunia, dampak dari virus mematikan ini bukan hanya merenggut kesehatan, melainkan juga berdampak kepada hal lain seperti pariwisata. Salah satu daerah yang cukup parah terkena dampak dari pandemi ialah kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. 

Daerah yang cukup terkenal dengan keindahan bawah lautnya ini mengalami penurunan jumlah wisatawan. Dari semula angka kunjungan wisatawan pada tahun 2019 mencapai 28.000 orang, dimasa pandemi tahun 2020 hanya berkisar 3.511 orang. hal itu diungkapkan kepala dinas pariwisata kabupaten Wakatobi, Nadar di ruang kerjanya, Senin (1/02/2021).

“Angka penurunan wisatawan kita kalau dibandingkan perfomance secara nasional, sudah pararel. Itu artinya pariwisata kita juga sangat tergantung dengan pariwisata nasional. Apalagi, Wakatobi bukan pintu utama, seperti Jakarta, Batam maupun Bali”jelasnya.

Kata Dia, pariwisata Wakatobi sangat bergantung dari kunjungan wisatawan. Artinya, jika kunjungan wisatawan mengalami penurunan maka semua subsektor pariwisata di daerah pun akan merasakan dampaknya.

“Bahkan, iventpun belum kita ketahui apakah akan dilaksanakan tahun ini atau tidak,”cetusnya.

Yang Urgen sekarang, lanjut Dia, adalah mempersiapkan strategi untuk recovery. Sebab 2021 ini masih pesimis jika bicara terlalu optimis, nanti pada akhirnya dikhawatirkan tidak akan sesuai dengan yang diharapkan.

“Menjadi prioritas di daerah adalah keselamatan, pariwisata kita di daerah mengikuti kontraksinya. Jangan sampai over suplay tapi kemudian keadaan belum memungkinkan,”sambungnya.

Kendati demikian, hal tersebut tidak serta merta mematikan seluruh aktivitas dinas pariwisata kabupaten Wakatobi. Nadar mengatakan, sembari menunggu barakhirnya pandemi, Dinas pariwisata tengah melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan secara daring.

“Dari segi marketing juga kita selalu akan adakan promosi digital, sehingga jika sudah normal kita bisa langsung siap,”tutupnya.

Laporan ; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA