oleh

Siap Berduel, Fraksi NasDem Wakatobi Fokus Bahas Kesehatan pada APBD 2021

Wakatobi, Harapansultra.com | Peruntukan kesehatan melalui uang negara diakui oleh salah satu anggota dewan dari partai Nasdem, La Ode Nasrullah bahwa sudah sesuai dengan UU nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yaitu minimal 5% (lima persen) dari APBN dan 10% (sepuluh persen) dari APBD.

Namun terkait pelayanan kesehatan, ia mengatakan, terkhusus Wakatobi hal itu tidak serta merta menjamin pelayanan kesehatan bisa berjalan dengan baik.

Untuk itu, melalui fraksinya di DPRD, ia siap Berduel dengan siapapun demi postur anggaran khususnya dinas Kesehatan dan Rumah Sakit untuk melihat apakah yang diprogramkan benar-benar untuk kegiatan pelayanan kesehatan atau masih berputar pada infrastruktur.

“Saya nyatakan dengan tegas sebagai ketua komisi 3 DPRD Wakatobi yang memang bermitra dengan Dinkes dan RSUD tersebut bahwa untuk pelayanan kesehatan masyarakat saya tidak neko-neko dan saya siap berduel argumentasi dengan siapapun hari ini mengenai hal tersebut atas nama rakyat pada Rapat Kerja APBD 2021 mendatang,”katanya, Melalui WhatsApp, Kamis, (22/10/2020).

Ia meyakini, bahwa perjuangannya tersebut akan mendapatkan dukungan dari kawan-kawannya aktivis di Wakatobi sebab ini menyangkut soal kepentingan masyarakat.

Selain itu, La Ode Nasrullah menguraikan, salah satu yang menjadi persoalan kesehatan di Wakatobi adalah menghadirkan dokter spesialis. Untuk itu, kata Dia, pembahasan APBD tahun 2021 mendatang juga akan terfokus pada pembahasan Dokter spesialis.

“Sederhananya apakah berfokus pada pelayanan pasien dan kesejahteraan tenaga Kesehatan atau sebahagian besar anggaran masih akan menjadi Beton, Besi dan Kayu kemampuan menghadirkan Dokter spesialis yang hari ini menjadi keluhan utama masyarakat dan semua mampu dirasionalisasi dengan program penunjang atau tidak,”ucapnya.

Untuk diketahui, pemerintah kabupaten Wakatobi melalui APBD maupun APBN telah menfokuskan pembangunan infrastruktur kesehatan tahun 2020. Hal itu dapat dilhat dari pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah, Perbaikan dan renovasi 7 (tujuh) puskesmas dan pemberian kartu BPJS kepada 48.043 jiwa Penduduk Wakatobi.

 

Laporan ; Samidin

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA