oleh

Speedboat Kejaksaan Wakatobi Mati Mesin, Satu Orang Meninggal Dunia

Wakatobi, Harapansultra.com | Dilaporkan mati mesin saat berangkat rute Wanci-Tomia, Speed boat Kejaksaan Negeri Wakatobi yang berisikan 6 orang penumpang berhasil dievakuasi Basarnas.

Naasnya, dari keenam penumpang tersebut, salah seorang Nahkoda kapal meregang nyawa. Diduga korban meninggal dunia karena ada riwayat penyakit yang dideritanya.

“Tidak ada kaitannya, yang meninggal dengan mati mesin kapal, hanya kebetulan saja meninggal saat itu,”ucap Kepala Humas Basarnas Kendari, Wahyudi via telepon.

Berdasarkan rilis dari Basarnas Kendari, informasi pertama kali diketahui melalui pegawai Kejaksaan, Ali Mardan pada pukul 12.05 Wita, dilaporkan telah terjadi kecelakaan kapal yakni 1 buah Speedboat milik Kejaksaan Negeri Wakatobi mengalami kerusakan mesin dengan jumlah penumpang dalam spidboat sebanyak 6 orang.

“Pada pukul 12.05 satu buah Speedboat rute Tomia – Wanci mengalami kerusakan mesin dan pada saat Nakhoda kebelakang untuk mengecek satu mesinnya yang mati, Nakhoda tersebut langsung jatuh dan pingsan sehingga dibutuhkan bantuan medivac,”rilisnya, Jum’at (19/11/2021).

Menerima laporan tersebut Basarnas bergegas memberikan pertolongan pada pukul 13.15 wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB.

Pada pukul 14.04 wita Tim Rescue tiba di LKK dan langsung mengevakuasi keseluruhan POB dimana 1 Org dari POB tersebut yang sebelumnya dilaporkan mengalami pingsan pada saat tim tiba di lokasi kejadian sudah dalam keadaan meninggal dunia,”ungkapnya. 

Lanjutnya, seluruh penumpang telah dievakuasi menuju Dermaga Hotel Wisata Wanci dan tiba pada pukul 15.04 wita. Daftar korban kecelakaan tersebut yaitu Muh Firman Erwin, Nur Safitra, Eko, Laode Iksan, dan satu orang yang telah meninggal, Herianto Jaelani (ADM).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA