oleh

10 Desa Di Busel Digagas Menjadi Pilot Project Desa Bersinar

Batauga, HarapanSultra.COM | Untuk mencapai target Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) menjadikan daerah tersebut sebagai daerah yang bebas dari penyalahgunaan obat obatan terlarang dan narkotika, Kabupaten yang dinahkodai H. La Ode Arusani itu mencanangkan sebanyak sepuluh desa sebagai pilot project Desa Bersih Narkoba atau Desa Bersinar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Busel, La Mai Minu, S.Pd, MM, disela sela acara Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar di Gedung Lamaindo, Rabu (4/9/2019).

Menurutnya kegiatan sosialisasi yang dibuka langsung oleh Plt. Bupati Buton Selatan H.La Ode Arusani dan dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara, Brigadir Jenderal Polisi Drs. H. Imron Korry, dan Kepala BNN Kota Bau-Bau serta seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah se kabupaten Buton Selatan itu juga merupakan salah satu langkah awal untuk mewujudkan Kabupaten Busel yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Dalam rangka menciptakan masyarakat yang bersih dari Narkoba, maka pada hari ini, kami melaksanakan acara Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),”tuturn La Mai Minu

Adapun Desa-Desa yang ditetapkan sebagi Percontohan Desa Bersinar yaitu Desa Lapara di Kecamatan Siompu, Desa Pogalampa di Kecamatan Batauga, Desa Tira di Kecamatan Sampolawa, Desa Lapandewa Makmur di Kecamatan Lapandewa, Desa Banabungi Selatan di Kecamatan Kadatua.

Desa Molona, Desa Mokobeau dan Desa Mbanua di Kecamatan Siompu Barat serta Desa Batuatas Timur dan Desa Wacuala di Kecamatan Batuatas.

“Dan kedepan kita akan mengusahakan pembentukan Satgas P4GN pada 50 Desa lainya dan 10 kelurahan serta semua Lembaga Pendidikan seperti SMA/SMK dan SMP se Kabupaten Buton Selatan,” Bebernya.

Berdasarkan data yang dihimpun awak media ini, Acara Sosialisasi P4GN tersebut dihadiri sebanyak 340 Orang, yang terdiri dari 150 Orang Relawan untuk 10 Desa percontohan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah sebanyak 32 Orang, Camat 7 Orang, Kepala Puskesmas sebanyak 7 Orang, Babinsa, Bainkamtibmas dan undangan lainnya. (Abady)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA