oleh

2020 Dishub Busel Fokus Bangun Sarana, Ratusan Milyar Anggaran Dikucurkan

Batauga, HarapanSultra.COM | Ditahun 2020 ini, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan terus berupaya meningkatkan Pembangunan dibidang Transportasi demi pewujudkan pelayanan masyarakat yang memadai.

Hal tersebut ditandai akan dibangunya Beberapa sarana tranportasi di wilayah eks otorita Kabupaten Buton itu dengan total anggaran lebih dari Seratus Milyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Selatan, Erick Octoria Hibali, S,Sos, M,Si mengungkapkan bahwa untuk tahun anggaran 2020, Pihaknya mendapatkan alokasi anggaran APBN untuk Pembangunan Pelabuhan dan Terminal Bandar Batauga dengan kisaran anggaran 34 milyar, alokasi anggaran untuk Pembangunan pelabuhan fery di Siompu sebanyak 56 Milyar dan untuk pelabuhan ferry Kadatua sebesar 32 Milyar.

” Khusus untuk Bandar Batauga, kami akan membangun Pelabuhan dan Terminal Pelabuhan dengan maksud agar sarana yang dibangun di dekat Ibu Kota Buton Selatan itu dapat berfungsi ganda dimana penggunaanya disamping untuk pelabuhan kapal besar seperti ferry juga Terminal itu dapat dimanfaatkan untuk tempat berlabuhnya kapal kapal kecil milik masyarakat lokal,“ ungkapnya.

Mantan Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara itu menambahkan jika Peningkatan pelayanan masyarakat bukan hanya di bidang tranportasi laut tapi termasuk juga di bidang perhubungan udara dan Darat.

Untuk Tahun 2018 lalu, Dinas perhubungan juga mendapat Bantuan sarana transportasi berupa Damri yang diperuntukkan untuk masyarakat perdesaan dimana kehadiran Mobil Damri itu sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan di bidang transportasi.

” Sementara itu, khusus Bidang Perhubungan Udara, saya mendukung penuh mimpi besar Bapak Bupati Buton Selatan untuk merencanakan Pembangunan Bandara di Kadatua,” Imbuhnya

Erick Octoria menambahkan, rencana Pembangunan Bandara di Kadatua sesuai keinginan Bupati Buton Selatan, H. Laode Arusani itu direncanakan untuk Chargo dan pariwisata dimana untuk Tahun 2020 pihaknya sudah mengalokasikan kegiatan awal yakni analisis dan evaluasi kelayakan (feasibility study).

Pewarta : Abady Makmur

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA