
BLU RSUD Kabupaten Bombana menjadi lokasi pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji tahun ini. Pemeriksaan yang wajib dilakukan sebelum berangkat ke Tanah Suci ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 7 Januari 2025 untuk zona Rumbia dan Kabaena serta 8 Januari 2025 untuk zona Poleang. Tercatat sekitar 134 calon jamaah menjalani rangkaian tes medis yang meliputi pemeriksaan fisik, kejiwaan, paru, evaluasi risiko stroke, rekam jantung, hingga rontgen dada. (7-8 Januari 2025)
Pemeriksaan kesehatan tersebut diselenggarakan oleh BLU RSUD Bombana sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi para calon jamaah. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap peserta berada dalam kondisi prima serta untuk mendeteksi sedini mungkin adanya potensi masalah kesehatan. Dengan demikian, diharapkan para jamaah dapat menjalani ibadah haji dengan lancar, aman, dan penuh berkah. Pemerintah daerah, bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh sebagai salah satu syarat utama keberangkatan menuju Tanah Suci.
Rangkaian tes dilakukan secara sistematis dan melibatkan berbagai unit medis di RSUD Bombana yang telah menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat. Para peserta diminta untuk menjalani pemeriksaan fisik serta tes lanjutan seperti evaluasi kondisi paru, pemeriksaan rekam jantung, dan rontgen dada guna memastikan bahwa tidak ada kondisi medis yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah haji. Upaya ini juga merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mempersiapkan calon jamaah menghadapi berbagai tantangan kesehatan selama perjalanan.
Direktur BLU RSUD Kabupaten Bombana, drg. Riswanto, M.KM, menyatakan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan prioritas utama. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental para calon jamaah agar keberangkatan menuju Tanah Suci dapat berlangsung dengan tertib dan tanpa hambatan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan yang terintegrasi, guna memastikan kepastian dan keselamatan setiap peserta haji.
Para calon jamaah diimbau untuk mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dengan seksama dan jujur, agar hasil tes dapat mencerminkan kondisi kesehatan mereka secara akurat. Informasi serta rekomendasi medis yang diberikan nantinya diharapkan menjadi panduan untuk perawatan lanjutan, sehingga setiap peserta dapat mempersiapkan diri secara optimal menghadapi ibadah haji. Sinergi antara petugas medis dan calon jamaah menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini, yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemeriksaan kesehatan di BLU RSUD Bombana.

“Pemeriksaan kesehatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa para jamaah haji dalam kondisi sehat dan siap menjalani ibadah haji dengan lancar dan aman. Melalui pemeriksaan ini, diharapkan dapat mengidentifikasi kondisi medis yang perlu mendapatkan perhatian khusus sebelum keberangkatan,” ujar drg. Riswanto, M.KM.
“Harapan kami dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini, para calon jamaah haji dapat memastikan kesehatan mereka dalam kondisi prima. Selain itu, diharapkan juga agar ibadah haji yang mereka jalani dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan penuh berkah,” tutupnya.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji di BLU RSUD Bombana merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung terselenggaranya ibadah haji yang aman dan berkualitas. Dengan standar pelayanan yang tinggi dan prosedur yang terintegrasi, diharapkan setiap calon jamaah dapat melangkah ke Tanah Suci dengan keyakinan bahwa kesehatan mereka telah terjaga dengan baik. Inisiatif ini juga mencerminkan sinergi antara lembaga kesehatan dan instansi pemerintah dalam mewujudkan layanan publik yang prima, sehingga tercipta momen ibadah haji yang khidmat dan penuh berkah bagi seluruh peserta.







