
Bombana, Harapansultra.com –Komando Distrik Militer (Kodim) 1431/Bombana kembali menggelar Latihan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) dengan materi Hanmars atau ketahanan mars sejauh 15 kilometer, Senin (14/7/2025). Latihan ini bertujuan untuk mengasah fisik, melatih mental, dan memperkuat disiplin prajurit.
Kegiatan dimulai dari Makodim 1431/Bombana di Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara. Rute yang dilalui melintasi jalan poros hingga berakhir di Koramil 1431-01/Rumbia, Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana.

Sebanyak 78 personel TNI dikerahkan dalam kegiatan ini, dipimpin langsung oleh Kapten Inf. Suriyadi selaku Pasi Ops dan Komandan Latihan. Semangat dan kekompakan prajurit terlihat sejak awal hingga akhir latihan.
Sebelum melangkah, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis untuk memastikan kesiapan fisik mereka. Setelah itu, dilakukan pengarahan teknis oleh Letda Inf. Muslimin yang juga bertugas sebagai Koordinator Materi.
Dalam arahannya, Letda Inf. Muslimin menegaskan pentingnya pemahaman rute serta keamanan selama Hanmars.

“Saya tekankan kepada seluruh peserta untuk selalu waspada dan menjaga kekompakan. Hanmars bukan ajang saling cepat, tapi bagaimana kita menjaga ritme, keselamatan, dan kebersamaan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa latihan ini tidak hanya menguji daya tahan tubuh, tapi juga melatih kedisiplinan dan kesiapan menghadapi situasi di lapangan.
“Hanmars mengajarkan kita untuk tidak lengah. Setiap langkah harus penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Rute latihan dibagi dalam tiga tahapan, termasuk dua etape istirahat. Etape pertama dilakukan di halaman Mapolres Bombana, dan etape kedua di halaman Bengkel Erwin Motor. Ini memberi kesempatan prajurit untuk rehidrasi dan evaluasi singkat.

PSJM sendiri merupakan agenda rutin TNI yang dirancang sebagai tolok ukur kebugaran prajurit. Selain Hanmars, penilaian jasmani militer biasanya juga mencakup lari dan renang militer, yang semuanya diarahkan pada kesiapan menghadapi tugas berat.
Kapten Inf. Suriyadi menjelaskan, latihan ini adalah bagian dari upaya membentuk prajurit yang profesional dan siap pakai.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap personel Kodim 1431/Bombana siap bertugas kapan saja dengan kondisi fisik yang prima,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf. Andi Irfandi, S.I.P., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan latihan.
“Latihan ini mencerminkan komitmen kami untuk terus membina dan menjaga kualitas prajurit. Fisik, mental, dan disiplin harus seimbang,” pungkasnya. (Pen)







