oleh

Bappeda Busel Siap Kolaborasikan Perencanaan Terintegrasi

Buton Selatan, HarapanSultra.COM | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buton Selatan (Busel) siap mengintegrasikan Sistim perencanaan Pembangunan Tehnoktrat dengan sistim perencanaan secara partisipatif, dimulai dari perencanaan tingkat Desa hingga perencanaan tingkat Kabupaten.

Terintegrasinya perencanaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan mengefektifkan Pelaksanaan Pembangunan melalui perencanaan yang baik dan sesuai dengan visi Pemkab Busel yakni Terwujudnya Kabupaten Buton Selatan sebagai pusat pertumbuhan baru melalui optimalisasi sumber daya lokal menuju Masyarakat yang sejahtera, mandiri dan bermartabat.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Buton Selatan. Sufi Hisanuddin, pada awak media HarapanSultra.COM (19/8/2019) di ruang kerjanya sesaat setelah menerima beberapa Tenaga Ahli Pemberdayaan Desa Kabupaten Buton Selatan.

Menurutnya untuk melaksanakan Pembangunan yang efektif dan efisien di Kabupaten Buton Selatan, dipandang perlu untuk mengintegrasikan dua sistim perencanaan agar semua rencana pembangunan yang sudah dirumuskan dalam rencana pembangunan jangka menengah Daerah (RPJMD) agar dapat maksimal.

“Kedua sistim perencanaan yang dimaksud adalah perencanaan teknokrat berdasarkan Undang undang No 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional dan perencanaan partisifatif berdasarkan Undang undang No 6 Tahun 2004 tentang Desa,” tutur Sufi Hisanuddin

Terpisah, Tenaga Ahli Perencanaan Partisipatif Kabupaten Busel. Amiruddin Madjid mengatakan, pihaknya menyambut positif keinginan Pihak Bappeda untuk mengkolaborasikan perencanaan Tahunan Desa dengan mengawali kegiatan Pra musyawarah desa (musdes) yang akan dilaksanakan di tingkat Kabupaten sebelum pelaksanaan Musdes Reguler untuk Tahun anggaran 2020.

“Kegiatan Pra musdes itu akan diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Buton Selatan dengan melibatkan Bappeda serta OPD terkait serta Para Kepala Desa se Kabupaten Buton Selatan dan Para Pendamping Desa” ungkapnya.

Ditempat yang sama Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes). Abdul Muthalib, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan waktu pelaksanaan kegiatan perencanaan terintegrasi tersebut karena ia bakal melaporkan terlebih dahulu kepada Kepala Dinas Pemdes terkait rencana dimaksud untuk memastikan waktu pelaksanaan kegiatan, selanjutnya bakal melaporkan kepada Sekda Busel

“Saat ini belum bisa ditentukan waktu pelaksanaan kegiatan karena saya akan laporan dulu ke pak Kadis (Kadis PMD red). Tutur Abdul Muthalib.

“Akan ada undangan dari pak Sekda mengingat peserta yang akan diundang ada OPD. Yang jelas pelaksanaan kegiatan inshaa Allah dalam bulan Agustus atau paling lambat awal september 2020,” Tambahnya

Pantauan awak media, dalam pertemuan konsolidasi mengenai Penerapan Perencanaan pembangunan itu turut hadir Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa, Abady Makmur, Tenaga Ahli Perencanaan Partisifatif, Amiruddin Madjid, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa, Waode Salawati dan Pendamping Desa Kecamatan Sampolawa, Sugianto. (Abady)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA