
Gowa, HarapanSultra.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana turut serta dalam Bimbingan Teknis dan Asistensi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Double Nine, Jalan Sulaiman Dg. Jarung, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada 22-23 Januari 2025.
Acara ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. Setiap OPD mengutus Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan atau pejabat teknis yang bertanggung jawab dalam penyusunan LPPD. Dari DPPKB Bombana, hadir Irna Rochatiningrum, S.TP., MM., bersama Plt. Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan, Abdison Apandi Lolon, S.Kom.
Bimbingan teknis ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun LPPD yang akurat, transparan, dan sesuai pedoman Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selama dua hari, peserta mendapat arahan tentang pengisian data dalam aplikasi Sistem Informasi LPPD (SILPPD), penyelarasan dokumen indikator kinerja, serta penyempurnaan laporan sesuai regulasi yang berlaku.
Selain itu, para peserta diwajibkan membawa laptop dan dokumen indikator kinerja perangkat daerah dalam format digital. Hal ini guna mempermudah proses penginputan data ke dalam SILPPD yang menjadi platform utama dalam penyusunan laporan pemerintahan daerah.
Irna Rochatiningrum menegaskan bahwa bimbingan teknis ini sangat penting dalam memastikan LPPD disusun tepat waktu dan sesuai standar. Menurutnya, ada beberapa aspek utama yang menjadi perhatian dalam proses penyusunan laporan, termasuk optimalisasi komputasi LPPD, integrasi kinerja berbasis data, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa penyusunan LPPD dilakukan tepat waktu dan akurat. Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan, seperti meningkatkan kualitas komputasi LPPD, mengintegrasikan kinerja berbasis data, mendorong inovasi dalam tata kelola pemerintahan, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta mengembangkan kapasitas SDM aparatur,” ujar Irna Rochatiningrum.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya ketaatan terhadap regulasi dan akurasi data dalam mendukung optimalisasi kinerja pemerintahan daerah.
“Kita semua memahami bahwa tugas dan tanggung jawab dalam pemerintahan tidaklah ringan. Namun, dengan semangat kebersamaan, integritas, dan dedikasi yang kita miliki, saya yakin kita mampu menghadapi dan mengatasi setiap tantangan yang ada. Kunci sukses agar kinerja optimal adalah ketaatan terhadap regulasi serta memastikan data dukung yang tepat dan benar,” tambahnya.
Selama bimbingan teknis, peserta mendapatkan pendampingan intensif dari narasumber berpengalaman dalam penyusunan LPPD. Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas laporan dari masing-masing OPD, termasuk DPPKB Bombana, sehingga mampu mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus membenahi tata kelola pemerintahan serta memastikan setiap perangkat daerah mampu menyusun laporan yang menjadi referensi utama dalam perencanaan pembangunan di masa mendatang.









